Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Prediksi Jaringan 5G di 2019

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 01 Januari 2019 13:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 01 54 1998535 intip-prediksi-jaringan-5g-di-2019-oCab6KWdb1.jpg Ilustrasi 5G ( Foto: TYN Magazine)

JAKARTA - Isu tentang jaringan 5G sudah hangat belakangan ini. Bahkan beberapa negara dikabarkan akan menerapkan jaringan ini di 2019. Selain itu beberapa vendor ponsel pun dikabarkan tengah menyiapkan perangkat yang diimbuh 5G.

Banyak dari Anda mungkin bertanya-tanya mengenai jaringan ini dari manfaat hingga penerapannya. Dilansir dari laman eWeek, Selasa (1/1/2019) menurut VP Marketing Penyedia Layanan Juniper Networks, Sally Bament jaringan 5G akan menciptakan ekonomi aplikasi yang bernilai miliaran dolar.

"Ponsel cerdas pertama dan akhirnya jaringan LTE akan membukan jalan bagi aplikasi seluler, sehingga memunculkan banyak cara baru perusahaan berinteraksi dengan pelanggan. 5G siap untuk ditayangkan di banyak kota di seluruh Amerika Serikat dan secara global pada tahun 2019, dan kami berharap ini benar-benar menampilkan kekuatan ekonomi dari teknologi mobile yang baru," kata Bament.

5G

Baca Juga: Epic Games Beri Kejutan untuk Gamer Fortnite di Tahun Baru

Terlebih dia mengatakan jika nilai ekonomi terlihat makin nyata dengan berbagai perkembangan ruang industri dengan sejumlah Internet of Things (IoT), Augmented.

Disisi lain, Wakil Presiden Senior Inside Plant Fiber dan Core Fiber Tecnnologies, Marc Bolick mengatakan jika 5G akan sangat penting bagi masa depan pusat data.

“Meskipun penyebaran 5G yang luas tidak terjadi selama setidaknya beberapa tahun, pusat data pada 2019 harus bersiap untuk itu. Infrastruktur harus berkembang untuk mendukung bandwidth nirkabel yang lebih tinggi dan penggunaan data di mana-mana," jelas Bolick.

Kemudian, lanjut dia perusahaan dan pemilik gedung tidak hanya melihat Wi-Fi untuk memungkinkan layanan nirkabel seluler yang kuat dan konsisten dalam gedung dengan sistem antena terdistribusi (DAS).

"Di lingkungan luar, penyedia layanan meningkatkan dan memperluas jaringan serat mereka untuk membawa data nirkabel kembali ke inti jaringan, atau dalam banyak kasus, memajukan pusat data untuk situasi di mana pemrosesan lokal diperlukan untuk aplikasi dengan latensi rendah seperti mobil tanpa pengemudi atau operasi jarak jauh," imbuh Bolick.

Terakhir, CEO GLobal Wireless Solutions, Paul Carter mengatakan jika peluang 5G untuk konsumen pada 2019 akan terasa karena hadirnya berbagai perangkat yang mendukung 5G dan persaingan usaha akan semakin kentara.

5G

Baca Juga: Game AOV Akan Hadirkan Hero Aquaman?

"Semua pemain industri berusaha keras untuk membuat klaim pertama ke pasar untuk jaringan 5G. Dan, perangkat 5G akan segera hadir pada tahun 2019 meskipun kami kemungkinan tidak akan melihat iPhone 5G hingga tahun 2020,” kata Carter.

Dia melanjutkan jika upaya yang berdampak pada pelanggan akan benar-benar dirasakan pada 2019 ketika 5G diluncurkan dan mulai mengambil momentum.

“Di AS, aplikasi 5G akan dikerahkan dengan akses terbatas pada 2019, sementara di Korea Selatan mereka menjanjikan peluncuran nasional. Kenyataannya adalah ini bukan transisi instan, kami akan memiliki jaringan campuran 5G, 4G dan bahkan 3G, tergantung pada geografi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini