Blood Wolf Moon Terlihat di Langit Akhir Januari 2019

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 11:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 02 56 1998850 blood-wolf-moon-terlihat-di-langit-akhir-januari-2019-oWVrLkRkuy.jpg Ilustrasi Supermoon (Foto: Daily Mail)

JAKARTA - Gerhana bulan menjadi peristiwa khusus yang terjadi ketika Bumi sejajar di antara matahari dan bulan. Kabarnya, gerhana bulan merah total akan terjadi tepatnya pada malam di akhir Januari 2019.

Gerhana bulan ini merupakan fenomena kombinasi yang menyebabkan satelit Bumi menghasilkan cahaya merah seperti darah. Seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (2/1/2019), akan terjadi fenomena gerhana bulan kombinasi dari Supermoon dan Blood Moon yang disebut Super Blood Wolf Moon. Fenomena ini akan terjadi pada 20 hingga 21 Januari 2019.

 Gerhana Bulan Total

Baca Juga: Apple Bakal Rombak Total iPhone?

Fenomena ini terjadi karena bulan purnama bertemu dengan gerhana bulan total. Ini menyebabkan bulan mengalami cahaya merah yang kemudian dikenal sebagai Blood Moon. Di waktu yang sama, bulan berada di titik terdekat dengan Bumi yang dikenal dengan Supermoon.

Gerhana bulan umbral akan berlangsung lebih dari 3,5 jam terhitung ketika bulan berada di bayang-bayang Bumi. Peristiwa ini akan terlihat di beberapa bagian dunia di antaranya Eropa, Australia, Afrika, dan Asia Timur. Gerhana bulan total ini akan terjadi lagi pada 26 Mei 2021.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini