Ini Alasan Vivo Nex Belum Melenggang di Indonesia

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 11:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 10 57 2002457 ini-alasan-vivo-nex-belum-melenggang-di-indonesia-ZDWwXYUlPz.jpg (Foto: Gadgets Now)

BANDUNG - Pada Juni 2018, Vivo menelurkan smartphone dengan inovasi terbarunya yakni elevating front camera. Teknologi ini diklaim menjadi yang pertama di dunia dan dipamerkan pertama kali dengan nama APEX di MWC 2018 di Barcelona.

Product Manager Vivo Global, Charles Ding mengatakan jika teknologi tersebut berawal dari pihaknya yang ingin menciptakan ponsel dengan bezel super tipis dan full screen.

"Fullscreen ini ada beberapa pertimbangan, tidak boleh menyusahkan konsumen, integritas, dan membuat berbagai desain-desain. Karena tiga hal itu dengan desain yang kami pelajari yakni elevating kamera," kata Charles.

Namun sayangnya, membuat elevating camera menurut Charles tidak mudah sehingga pihaknya mencoba mencari cara untuk mencari sistem guna mendukung teknologi tersebut.

"Bahkan saat itu waktu mau menciptakan elevating tidak ada vendor yang mampu menyediakan komponen ini kecuali developer kami sendiri," imbuh dia mengenang.

"Kami harus mencari cara agar kalau misalnya kemasukan air dan kalau dia naik turun gimana. Akhirnya menemukan desain yang membuat ini tidak rusak saat terkena air dan naik turun. Kami pun membuat konsep phone APEX di MWC 2018 benar-benar bersyukur dan banyak pujian pengamat tekno," ungkap Charles.

 

Baca juga: 2019, Vivo Bakal Fokus Tiga Teknologi Ini

Sayangnya, perangkat tersebut belum masuk di pasar Indonesia setelah meluncur di China. Menurut PR Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Tyas K. Rarasmurti hal ini lantaran pasar Indonesia market-nya berbeda dengan di China.

"Misalnya seri X ada di China dan Indonesia ada seri V. Jadi tidak sama dan spesifikasinya berbeda disesuaikan dengan market. Untuk mengeluarkan Vivo Nex ini banyak riset, dan Vivo Indonesia juga melakukan berbagai riset dan dilihat dari segala sisi, kesiapan vendor, TKDN, dan banyak hal," kata Tyas.

"Tapi bukan menutup kemungkinan kita enggak akan mengeluarkan seri Nex dan X di Indonesia. Tapi kita lebih melihat riset dan kebutuhan pasar," pungkasnya.

 

Baca juga: Intip Foto-Foto Samsung Galaxy S10

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini