Katak Langka Paling Kesepian Ini Akhirnya Temukan Pasangan

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 16 Januari 2019 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 16 56 2005163 katak-langka-paling-kesepian-ini-akhirnya-temukan-pasangan-oU7N05tpPl.jpg Katak air Sehuenca, Romeo (Foto: Motherboard)

JAKARTA- Seekor katak air Sehuenca yang dinamai, Romeo telah dijuluki sebagai katak paling kesepian di dunia. Pasalnya ia merupakan katak langka dan dilaporkan sebagai terakhir dari spesiesnya. Menariknya, belum lama ini ilmuwan di Bolivia telah menemukan pasangan untuknya yang dijuluki Juliet.

Dilansir dari laman Motherboard, Rabu (16/1/2019) dalam ekspedisi ke hutan awan Bolivia ekosistem neotropis yang lebat dan lembab, para peneliti tak hanya menemukan satu, tetapi lima katak air Sehuencas, tiga jantan dan dua betina.

“Saya masuk ke kolam sementara air memercik di sekujur tubuh saya dan menenggelamkan tangan saya ke dasar kolam, tempat saya berhasil menangkap katak,” , kata Teresa Camacho Badani, Kepala Herpetologi Museum Sejarah Alam Alcide d'Orbigny.

Badani menambahkan, "Ketika saya menariknya keluar, saya melihat perut oranye dan tiba-tiba menyadari bahwa yang ada di tangan saya adalah katak air Sehuencas yang sudah lama ditunggu-tunggu."

Katak-katak tersebut kemudian di bawa ke museum dan akan tetap di karantina sebelum satu spesies perempuan, yang dijuluki Juliet, akan diperkenalkan ke Romeo. 

Katak

Baca Juga: 7 Perangkat Dipamerkan di CES 2019 Siap Dijual Tahun Ini

"Romeo benar-benar tenang dan santai dan tidak banyak bergerak. Dia sehat dan suka makan, tapi dia agak pemalu dan lambat. Sementara itu, Juliet sangat energik, dia banyak berenang, makan, dan kadang mencoba melarikan diri,” imbuh Badani.

Menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam pada 2004, katak jenis air Sehuencas dianggap rentan terhadap kepunahan, karena ancaman seperti hilangnya habitat dan polusi.

Untuk informasi, para ilmuwan telah berlomba untuk menemukan pasangan untuk Romeo, dan juga untuk menyebarkan kesadaran tentang hewan yang terancam. Tahun lalu, para peneliti membuat profil kencan untuk Romeo di Match.com.

Romeo pertama kali ditemukan pada 2008 dan dibawa ke Museum Sejarag Alam Alcide d'Orbigny di Cochabamba, di Bolivia. Konservasionis di sana berharap untuk membuat program penangkaran katak air Sehuencas.

Seiring bertambahnya usia Romeo yang saat ini berumur kira-kira 15 tahun, peneliti melakukan upaya pengembangbiakan yang tak membuahkan hasil. Hal ini lantaran, tidak ada katak air Sehuancas lainnya yang terlihat di alam liar sejak penangkapannya. 

Katak Langka

Baca Juga: Bill Gates Dukung Toilet Bertenaga Cacing, Seperti Apa?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini