Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perusahaan Milik Elon Musk 'Boring Company' Pecat 5 Karyawan, Ada Apa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 21 207 2007503 perusahaan-milik-elon-musk-boring-company-pecat-5-karyawan-ada-apa-KdWdswXkzB.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Sebulan yang lalu, Boring Company milik Elon Musk mengungkap pengujian terowongan pertama mereka. Pada Jumat, perusahaan itu merumahkan lima karyawan, beberapa dari mereka membantu membangun lorong bawah tanah itu.

Dilansir Recode, Senin (21/1/2019), seorang juru bicara mengatakan bahwa karyawan dipecat karena alasan kinerja sebagai bagian dari tinjauan kinerja reguler.

"Perusahaan Boring mempekerjakan lebih dari selusin peran, mengejar sejumlah proyek di seluruh negeri, dan berencana untuk tumbuh secara signifikan pada tahun 2019," tambahnya. Ini tampaknya memastikan bahwa langkah tersebut tidak membingungkan untuk efisiensi biaya.

Pemecatan itu terjadi pada hari yang sama ketika Tesla, perusahaan Musk lainnya, mengumumkan PHK ribuan karyawan dalam langkah pemotongan biaya. Kendati demikian, jurubicara itu mengatakan bahwa waktunya adalah kebetulan.

Seminggu sebelumnya, perusahaan ketiga Musk, SpaceX, mengumumkan bahwa mereka memberhentikan 10 persen dari tenaga kerjanya, lebih dari 500 karyawan.

 

Baca juga: Fitur Baru Google Maps Tampilkan Batasan Kecepatan Laju Kendaraan

Musk mendirikan The Boring Company pada 2016, di mana nama itu terdengar seperti lelucon. Akan tetapi, Musk tampaknya serius karena ia telah menginvestasikan lebih dari USD100 juta ke perusahaan, yang mempekerjakan lebih dari 80 pekerja untuk merancang dan membangun terowongan bawah tanah.

Terowongan bawah tanah itu diharapkan akan menciptakan jaringan transportasi baru untuk mengurangi lalu lintas di atas permukaan tanah.

Pada Desember, perusahaan itu menjadi tuan rumah acara media di terowongan uji pertamanya. Kabarnya, terowongan itu membentang di bawah tanah sepanjang 1,14 mil di Los Angeles County.

Beberapa menggambarkan perjalanan itu sebagai "bergelombang," yang dikaitkan dengan Musk masalah paving.

Perusahaan telah membatalkan rencana untuk membangun terowongan kedua di Los Angeles, tetapi mengatakan mereka mengejar yang berbeda di LA, serta proyek-proyek di Chicago dan Washington, DC.

 

Baca juga: Samsung Galaxy S10 Bakal Meluncur dengan Fitur 5G

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini