Indosat Ooredoo Targetkan Kontribusi Pendapatan Bisnis B2B Capai 25%

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 11:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 29 54 2010780 indosat-ooredoo-targetkan-kontribusi-pendapatan-bisnis-b2b-capai-25-u0N5gEUJYK.jpg (Foto: Locatory)

YOGYAKARTA - Indosat Ooredoo mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan pendapatan dengan jalur B2B (business to business), khususnya di bidang IoT dan Big Data.

"Saya menggambarkan B2B itu engine of group (mesin kelompok), kita berpandangan dan pemegang saham juga berpandangan bahwa jangan bolak balik jual pulsa saja. Pertumbuhannya (jual pulsa) memang jelas tapi itu pertumbuhan yang unpredictable. Kita ingin suatu lonjakan, untuk bisa muncul lonjakan-lonjakan itu kita mau B2B," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter dalam acara temu media di Sleman, Yogyakarta, Senin (28/1/2019).

Chris juga mengatakan jika B2B akan memperkuat fundamental dalam layanan ICT Indosat Ooredoo.

Sementara itu, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo mengatakan jika saat ini B2B ditargetkan untuk memegang kontribusi 25 persen dari total revenue di 2019.

"Ini satu lonjakan yang besar juga, sebelumnya hanya di bawah 20 persen. Jadi yang jelas arah akan jelas menanggung ini," kata Intan.

Lebih lanjut untuk bisnis infrastruktur, Indosat Ooredoo telah bekerja pada transportasi dan airport. "Beberapa bandara-bandara baru akan kami kerjakan," katanya.

 

Baca juga: Chris Kanter Ungkap Rencana Indosat Ooredoo di 2019

Indosat Ooredoo Donasi Perangkat Komputer

Indosat Ooredoo memberikan donasi perangkat komputer kepada Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah untuk mendukung program pengembangan pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang dijalankan oleh Universitas Ahmad Dahlan.

Pemberian donasi dilakukan oleh President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter dan diterima langsung oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto di aula kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

“Kami melihat kepedulian yang sama antara Indosat Ooredoo dengan PP Muhammadiyah terhadap pengembangan pendidikan dan pemberdayaan SDM di Indonesia. Hingga akhir 2018, sebanyak 84.230 orang telah menerima manfaat inisiatif INDONESIA BELAJAR yang Indosat Ooredoo jalankan sejak tahun 2006. Kami berharap donasi ini mampu mendukung program-program PP Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik guna mempersiapkan generasi mendatang yang dapat membawa kemajuan untuk Indonesia," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter.

Indosat Ooredoo memiliki komitmen terhadap masyarakat dan lingkungan. Selama tahun 2018, Indosat Ooredoo telah memberikan manfaat kepada 712.462 orang di seluruh Indonesia melalui berbagai program sosial yang bertumpu pada 3 pilar tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) perusahaan yaitu: Pemberdayaan Perempuan, Pendidikan dan Inovasi, serta Kesehatan.

 

Baca juga: 3 Fokus CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter Hadapi Persaingan Bisnis

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini