Remaja 19 Tahun Pimpin Tim Pembuat Satelit 'Paling Ringan di Dunia'

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 29 56 2010895 remaja-19-tahun-pimpin-tim-pembuat-satelit-paling-ringan-di-dunia-Sur8w4oEKe.jpg (Foto: Space Kidz India/BBC)

Pengalaman NASA

Anggota tim bekerja di satu kantor yang tadinya adalah apartemen di kawasan perdagangan kota pelabuhan Chennai, yang dulu dikenal dengan nama Madras.

Anggota tertua adalah Yagna Sai yang berusia 21 tahun.

Ia baru lulus S1 beberapa bulan lalu dari jurusan teknik ruang angkasa. Ia diberi tanggung jawab untuk integrasi seluruh aspek dari pembuatan satelit.

Ketertarikan ke dunia ruang angkasa berawal dari pengalaman kunjungan ke NASA beberapa tahun lalu.

Dalam empat tahun terakhir ia bekerja untuk lembaga pendidikan ruang angkasa, Space Kidz India, yang mendukung penuh proyek pembuatan satelit paling ringan di dunia.

 

Baca juga: Samsung Tak Lagi Gunakan Plastik untuk Kemasan Produk, Ini Alasannya

Kekurangan Tidur

"Kami berlomba dengan waktu. Selama enam hari kami hanya tidur sekitar dua jam per malam. Bahkan kami tak punya waktu untuk memikirkan makan".

"Pada hari keenam, kami membawa satelit ke fasilitas ISRO untuk menjalani tes guncangan dan tes getaran. Kami sangat senang ketika saintis di ISRO mengatakan satelit kami lulus ujian. Rasanya luar biasa".

Setelah sukses membuat dan mengorbitkan Kalamsat-V2, tim berencana membuat satu lagi satelit tahun ini.

Yagna Sai mengatakan masalah dana tidak mengganggu ambisi tim. "Kami bisa melakukan banyak hal dengan menggunakan teknologi dan metode alternatif. "Kami tak memerlukan suntikan dana tambahan, yang kami inginkan adalah kesempatan," kata Sai.

Ketua tim Rifath Sharook yang tertarik dengan dunia satelit sejak usia 14 tahun, mempunyai pandangan yang sama.

"Industri ruang angkasa mengalami perubahan besar. Senang rasanya diberi kesempatan dan pengalaman untuk membuat satelit," katanya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini