Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resmi Diluncurkan, Gopax Ramaikan Pasar Aset Digital

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 16:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 31 207 2011946 resmi-diluncurkan-gopax-ramaikan-pasar-aset-digital-ikuInxb3wa.jpg (Foto: Cut Annisa Embun Sari/Okezone)

JAKARTA - Perkembangan teknologi cryptocurrency atau aset digital tampaknya semakin pesat dari hari ke hari.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bersama BI dan OJK juga telah menetapkan mata uang digital (cryptocurrency), seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya menjadi salah satu komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

Oleh karena itu hadirlah Gopax sebagai platform cryptocurrency yang ikut meramaikan pasar aset digital di Indonesia. GoPax sendiri saat ini masuk ke lima besar platform cryptocurrency atau aset digital di Korea Selatan dengan volume perdagangan mencapai 5.000 bitcoin sehari.

Saat ini Gopax merupakan layanan pertukaran aset digital pertama yang memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001 di bidang Information Security Management System.

"Sistem keamanannya dibantu oleh tim IT yang handal terbukti dengan diberikannya sertifikasi keamanan IOS/IEC 27001 sehingga tingkat keamanannya bersih dari serangan cyber. Selain itu Gopax juga sudah menerapkan sistem keamanan yang menerapkan token (OTP) dan sistem anti pencucian uang," ujar Yusuf Musa sebagai Bussiness Strategist Gopax di Indonesian Blockchain Hub, Kamis (31/1/2019).

 

Baca juga: Standar Baru Bluetooth 5.1 Diumumkan, Ini Keunggulannya

Kelebihan Gopax lainnya adalah tampilannya yang sederhana dan mudah digunakan oleh pengguna. Gopax menyediakan sembilan pilihan aset digital terbaik di antaranya Bitcoin, Ethereum, Ripple, Stellar Rumens, EOS, Litcoin, Bitcoin Cash, Moss Coin, dan Zcash.

Sejak mata uang kripto ditetapkan sebagai komoditi, Gopax semakin optimis menjadi salah satu platform aset digital di Indonesia. Gopax juga akan turut memberikan pengetahuan melalui roadshow tentang mata uang digital atau cryptocurrency yang masih minim di Indonesia mulai Februari mendatang.

"Kami cukup optimis untuk menarik 50-70% investor aset digital cryptocurrency di Indonesia. Tentunya konsumen nantinya akan datang ketika kita menghadirkan kualitas, keamanan dan pelayanan maksimal dalam bursa penukaran uang digital ini," tutup Musa.

 

Baca juga: 5 Aplikasi Bisa Kembalikan Data yang Terhapus di Android

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini