Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknologi 5G Bakal Ciptakan Lebih Banyak Peluang Bisnis

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 11:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 04 207 2013447 teknologi-5g-bakal-ciptakan-lebih-banyak-peluang-bisnis-8yJLVqUzMr.jpg Ilustrasi 5G (Foto: ZDnet)

JAKARTA- Banyak wacana mengenai 5G yang akan hadir tahun ini di beberapa negara tahun ini. 5G memang menjanjikan beberapa perangkat baru dengan bandwidth yang lebih baik. Namun, tampaknya 5G baru akan beredar secara masif di 2020.

Dilansir dari laman ZDnet, Senin (4/2/2019) 5G memang kabarnya akan menjadi bisnis telekomunikasi yang menjanjikan. Sebuah laporan mengungkap jika ada dorongan bagi para pelaku bisnis telekomunikasi untuk yang menjadi pertama dalam mengembangkan 5G dan meningkatkan layanan. Akan tetapi kabarnya skala akan datang dengan lebih banyak pendekatan berbasis standar.

Operator dan pembuat ponsel cerdas juga berlomba untuk membuat perangkat 5G, tetapi peluncuran perangkat yang luas mungkin tidak akan sampai tahun 2020. Bahkan, 5G digambarkan membutuhkan waktu 3 hingga 5 tahun untuk benar-benar menghasilkan ledakan besar.

Menurut Research Company, Gartner mengungkapkan jika jaringan 5G akan memungkinkan lebih banyak model bisnis dari mulai internet, analitik, kota pintar dan dampak berbagai industri.

5G


Baca Juga: Peneliti Uji Coba Baju Selam Tahan Serangan Hiu

Untuk saat ini, 5G kemungkinan adalah bisnis. Dalam catatan penelitian Desember, Gartner mengatakan bahwa 5G dapat digunakan sebagai tulang punggung jaringan untuk peningkatan broadband perusahaan swasta.

Kenapa semua bisnis fokus ketika datang ke 5G? Kasing penggunaan konsumen untuk 5G sedikit rumit. Sebagai permulaan, operator yang melebihi kecepatan dan streaming video belum memberikan alasan untuk 5G. Selain itu, harga untuk 5G juga harus ditentukan.

Dan perilaku konsumen telah berubah. Konsumen mengulurkan pembelian smartphone, mempertanyakan harga untuk rasio premium dan melihat ke arah perangkat lain. IDC melaporkan bahwa vendor ponsel pintar mengirim 375,4 juta unit pada kuartal keempat, turun 4,9 persen dari tahun lalu.

Kuartal keempat menandai kuartal kelima berturut-turut dari penurunan. IDC menyebut pasar ponsel pintar cukup berantakan. SamsungĀ  jatuh 5,5 persen pada kuartal keempat dan pengiriman Apple turun 11,5 persen.

5G

Baca Juga: Ini Hasil Jepretan Ponsel Xiaomi dengan Fitur 5 Kamera

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini