Ilmuwan Teliti Fosil Dinosaurus dengan Punggung 'Mohawk'

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 06:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 56 2014440 ilmuwan-teliti-fosil-dinosaurus-dengan-punggung-mohawk-5trU4IW0qC.jpg Fosil Dinosaurus (Foto: Science Alert)

JAKARTA- Ilmuwan tengah meneliti fosil Bajivasaurus Pronuspinax yang hidup 140 juta tahun lalu. Menariknya dinosaurus tersebut memiliki punggung yang dipenuhi duri atau tulan tajam yang tampak seperti rambut Mohawk.

"Ini adalah dinosaurus besar dengan leher panjang dan ekor panjang, tetapi secara khusus ini adalah keluarga kecil di dalam sauropoda yang panjangnya sekitar 9 atau 10 meter," kata ahli paleontologi, Pablo Gallina dari National Scientific and Technical Research Council di Argentina, seperti dilansir dari laman Science Alert, Kamis (7/2/2019).

Peneliti telah menemukan fosil dinosaurus yang terdiri dari tengkorak dan tulang-tulang utuh di Patagonia, Argentina. Temuan ini memberi para peneliti kesempatan untuk menyelidiki untuk apa duri ini digunakan.

"Kami percaya bahwa duri yang panjang dan tajam di leher dan punggung Bajadasaurus dan Amargasaurus cazaui (dicraeosaurid lain) pastilah untuk mencegah kemungkinan predator," jelas Gallina.

Dia menambahkan, "Kami berpikir bahwa seandainya mereka hanya struktur tulang telanjang atau hanya ditutupi oleh kulit, mereka bisa dengan mudah patah atau patah dengan pukulan atau ketika diserang oleh hewan lain."

Fosil Dinosaurus

Baca Juga: Pria Ini Tewas Saat Gunakan Earphone Sambil Charge Smartphone

Sebaliknya, ia menambahkan, mereka mungkin ditutupi oleh selubung keratin, dengan cara yang mirip dengan tanduk mamalia seperti kijang.

Kerangka itu ditemukan di Formasi Bajada Colorada di Lembah Neuquén , Argentina pada akhir 2013, dan setelah bertahun-tahun belajar dan perbandingan yang telaten, kerangka itu akhirnya diakui dalam literatur dan diberi nama, Bajadasaurus pronuspinax. Bajada adalah bahasa Spanyol untuk menuruni bukit, yang dijelaskan para peneliti mengacu pada di mana ia ditemukan.

“Saat kami menyelidiki makhluk yang hidup ratusan juta tahun yang lalu, kami tidak pernah dapat sepenuhnya mengkonfirmasi alasan beberapa fitur asing mereka, seperti duri panjang B. Pronuspinax,” jelas Gallina.

Menurut Gallina, sulit menemukan fungsi duri. Para peneliti telah memperkirakan fitur punggung yang aneh ini bisa menjadi 'layar' untuk mengatur suhu tubuh, atau punuk daging untuk menyimpan lemak mirip dengan unta.

Agar duri mendukung struktur seperti itu, mereka harus cukup kuat untuk tidak patah karena beratnya. Menurut para peneliti, itu juga mungkin mereka tidak mendukung daging dalam bentuk apa pun, tetapi sebagai fitur defensif.

"Itu tidak akan menjadi pertahanan aktif, melainkan pertahanan pasif yaitu, semacam pertahanan peringatan. Ini adalah struktur yang memberikan peringatan kepada karnivora yang mungkin mendekat," kata Gallina.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini