Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Microsoft Imbau Pengguna Tak Lagi Gunakan Internet Explorer

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 17:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 13 207 2017489 microsoft-imbau-pengguna-tak-lagi-gunakan-internet-explorer-48dcOvgshL.jpg (Foto: The Telegraph)

SOLO - Microsoft mengimbau warga dunia berhenti menggunakan peramban Internet Explorer. Kabarnya, Microsoft segera menghentikan dukungan untuk peramban lawas.

Dikabarkan Tech Radar, Internet Explorer diandalkan sejumlah perusahaan karena masih bisa menjalankan aplikasi lawas yang tidak di-update. Meski sudah sering diingatkan untuk mengganti browser, tetap saja sejumlah perusahaan itu nekat menggunakan Internet Explorer untuk mendukung kinerja.

Padahal, sejumlah pengamat keamanan siber mengatakan, penggunaan Internet Explorer semestinya dihentikan karena sangat berbahaya. Peramban ini sudah ketinggalan zaman dan semestinya diganti dengan yang lebih modern.

 

Baca juga: WhatsApp Rombak Antarmuka untuk Platform Android

Ahli keamanan siber di Microsoft Windows, Chris Jackson, mengimbau pengguna berhenti memakai Internet Explorer. Dia menyarankan pengguna mengganti dengan peramban yang lebih canggih seperti Microsoft Edge, Google Chrome, atau Mozila Firefox. Sebab, peramban Internet Explorer tidak akan mendapat dukungan dari Microsoft lagi.

"Internet Explorer merupakan solusi kompatibilitas. Kami tidak mendukung standar situs baru. Banyak situs yang berfungsi dengan baik. Sejumlah pengembang tidak lagi menguji Internet Explorer belakangan ini," kata Chris Jackson.

Microsoft sebenarnya telah mendorong perusahaan teknologi untuk memperbarui peramban yang digunakan. Namun, para pegawai di bidang teknologi biasanya memilih Internet Explorer demi menghindari tugas berat.

Internet Explorer dirilis untuk pengguna Windows 95. Internet Explorer menjadi peramban andalam sebelum kehadiran Google Chrome, Mozilla, Opera, dan lainnya.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, Microsoft memutuskan menghentikan dukungan untuk Internet Explorer dan menggantinya dengan Edge.

 

Baca juga: NASA Opportunity Antara Hidup dan Mati di Mars

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini