Belum Capai 1 Tahun Razer Game Store Ditutup, Ada Apa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 15:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 18 326 2019590 belum-capai-1-tahun-razer-game-store-ditutup-ada-apa-aq2jf0eSse.jpg (Foto: Polygon)

JAKARTA - Razer dikenal sebagai salah satu perusahaan yang berfokus pada perangkat gaming. Perusahaan mendirikan toko game, namun pada akhirnya ditutup akhir bulan ini sebagai bagian dari rencana penyelarasan.

Dilansir Techcrunch, Senin (18/2/2019), Razer Game Store diluncurkan di seluruh dunia pada April 2018 dengan tujuan mengambil sepotong bisnis penjualan game yang didominasi oleh Steam.

Penawaran Razer terkait dengan strategi kredit gamer (mata uang virtual) untuk memberikan insentif kepada pelanggannya guna membeli perangkat keras dan konten digital dengan janji diskon.

Perusahaan tidak mengomentari mengapa toko tutup, tetapi Anda akan membayangkan bahwa itu tidak berjalan seperti yang diharapkan Razer.

Sekadar informasi, Steam menghasilkan USD4,7 miliar pada 2017. Sementara Epic Games, didukung keberhasilan Fortnite, menghasilkan laba USD3 miliar tahun lalu di seluruh bisnisnya.

 

Baca juga: 5 Fitur Baru WhatsApp yang Bakal Diluncurkan

Twitch yang dimiliki Amazon, memiliki platform live streaming juga memiliki toko sendiri, sedangkan Epic meluncurkan penawaran kompetitif di akhir 2018.

Epic Games Store, bagaimanapun, masih dalam masa pertumbuhan pengakses atau pelanggan. Ini adalah proyek jangka panjang dan butuh perjuangan sebagaimana para pemain baru lainnya.

Razer Game Store akan gulung tikar pada 28 Februari 2019. Semua game yang dibeli akan terus berfungsi dan judul yang dipesan di muka akan dikirimkan sesuai rencana, menurut Razer. Sedangkan, voucher diskon harus digunakan sebelum tanggal tersebut.

Dalam tanya jawab yang menyertai pengumuman itu, Razer mengatakan akan "terus membawa game ke para gamer melalui layanan lain".

"Kami akan berinvestasi dengan cara lain untuk memberikan konten yang hebat dan memperkenalkan promosi game melalui Razer Gold, sistem kredit virtual kami," kata perusahaan itu, mungkin mengisyaratkan ikatan dengan toko game lain di masa depan.

 

Baca juga: Update PUBG Mobile Segera Hadirkan Mode Zombie

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini