Menilik Proyek Palapa Ring, Jaringan Serat Optik Sepanjang 36.000 Km

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 18 54 2019778 menilik-proyek-palapa-ring-jaringan-serat-optik-sepanjang-36-000-km-4NSmNZyW36.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemerintah telah mengembangkan proyek Palapa Ring yang diharapkan 100 persen rampung pada tahun ini. Nantinya, Palapa Ring digunakan untuk menyediakan layanan komunikasi berkecepatan tinggi.

Dirangkum dari Twitter @KemenkeuRI, Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi jaringan serat optik nasional sepanjang 36.000 kilometer yang akan menjangkau 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dengan ini, seluruh wilayah Indonesia dapat mengakses internet.

Palapa Ring ditargetkan menyediakan kecepatan akses internet cepat minimal 20 Mbps di perkotaan dan 10 Mbps di pedesaan.

 

Baca juga: Situs Ini Ciptakan Wajah Palsu dengan Teknologi AI

Proyek Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yakni Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur. Palapa Ring Barat akan menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau dengan total kabel serat optik sekitar 2.000 km, sedangkan untuk paket Tengah sepanjang 2.700 km yang mencapai wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara.

Hingga saat ini sudah ada dua yang rampung, yakni Palapa Ring Barat pada Maret 2018 dan Palapa Ring Tengah pada Desember 2018. Sementara, untuk Palapa Ring Timur sendiri sedikit tertinggal dengan capaian 88,14% atau 6.878 km dari 8.500 km yang harus rampung.

Disebutkan oleh Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif, molornya pembangunan di daerah timur karena kondisi geografis yang ekstrem, khususnya di Papua.

Pendanaan proyek ini pun menggunakan sistem Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan menggunakan skema Availability Payment (AP). Nantinya, pemerintah menggunakan kontribusi perusahaan telekomunikasi (dana USO) dan memulai pembayaran penggantian modal yang ditanamkan investor setelah proyek tersebut beroperasi.

 

Baca juga: Ini Cara Cek Konten Hoaks Menggunakan Google Tools

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini