Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satelit Jepang Tembak Asteroid di Luar Angkasa

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 23 Februari 2019 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 23 56 2021874 satelit-jepang-tembak-asteroid-di-luar-angkasa-fYjFZpkkU1.jpg Luar angkasa (foto: bgr.com)

JAKARTA - Tim yang menjalani program luar angkasa Jepang, JAXA memiliki waktu 24 jam yang sangat sibuk. Probe asteroid atau satelit Hayabusa2 yang tiba disasaran, Ryugu pada tahun lalu, melakukan manuver paling menantang.

Dilansir Bgr, Sabtu (23/2/2019), satelit Hayabusa2 berhasil menyentuh permukaan batu luar angkasa. Rencananya, satelit itu akan membawa sampel untuk kemudian di bawa kembali ke Bumi.

Akan tetapi, mengambil sampel bukanlah pekerjaan mudah. Agar pengambilan debu berjalan efisien selama pendaratan, satelit atau pesawat luar angkasa itu menembakkan peluru ke dalam Ryugu.

Satelit harus melakukan semua ini tanpa kendali langsung dari pengontrol di Bumi lebih dari 180 juta mil jauhnya.

 

Insinyur JAXA menunggu dengan sabar hingga satelit mengirim kembali informasi tentang manuvernya, dengan sinyal membutuhkan waktu sekira 20 menit untuk melakukan perjalanan bolak-balik antara Bumi dan pesawat ruang angkasa.

Terlepas dari tantangan luar biasa yang ditimbulkan oleh permukaan batu Ryugu, JAXA mengatakan penyelidikannya berhasil. Satelit itu menembakkan proyektil ke permukaan asteroid dan kemudian mengambil sampel debu sebelum meningkatkan kembali ke posisi bertahan di orbit sekitar batu.

“Kami berhasil melakukan touchdown, termasuk menembakkan peluru. Kami membuat touchdown yang ideal dalam kondisi terbaik," kata Yuichi Tsuda, Project Manager Hayabusa2.

Hayabusa2 masih memiliki banyak pekerjaan. Satelit itu akan melakukan dua manuver lagi seperti ini, mengumpulkan sampel debu dan akhirnya berangkat ke Bumi di mana ia akan mengirimkan materi asteroid. Itu akan tiba kembali di Bumi pada 2020 jika semuanya berjalan sesuai rencana.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini