Selain Mobile Legends, Piala Presiden Esports 2020 Bakal Tambah Dua Game Lagi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 24 Februari 2019 17:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 24 326 2022192 selain-mobile-legends-piala-presiden-esports-2020-bakal-tambah-dua-game-lagi-qJFBgY2Tcg.jpg (Foto: Pernita Hestin/Okezone)

JAKARTA - Indonesia Esports Association (IeSPA) kabarnya berencana untuk menambah cabang olahraga atau game untuk Piala Presiden Esports tahun depan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Angki Trijaka selaku Wakil Ketua Umum IeSPA.

"Akan ada rencana untuk menambah konten game di Piala Presiden Esports 2020. Sekarang ini kita tidak pungkiri bahwa Mobile Legends itu sangat populer dan minim kekerasan," kata Angki saat ditemui usai babak semi final untuk regional Jawa Tengah, di Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019).

Dia menyebutkan jika pemilihan konten game memang harus selektif, pasalnya untuk menghindari adanya konten kekerasan.

"Jika ads konten kekerasan itu bertentangan dengan keinginan pemerintah dan stasiun televisi, karena ditayangkan langsung," imbuhnya.

(Baca juga: Piala Presiden Esports 2019, Ajang Mencari Atlet untuk Sea Games 2019)

Dia juga meyakini bahwa ke depannya akan mengidentifikasi mana game yang memiliki populasi tinggi dan aman dari kekerasan. "Kita ingin ada dua atau 3," katanya.

(Foto: Pernita/Okezone)

Meskipun demikian, dia juga tak menampik jika IeSPA akan mempertimbangkan game yang berada dalam cabang olahraga Sea Games 2019 yang saat ini sudah resmi akan dipertandingkan.

"Kalau yang di Sea Games mungkin bisa seperti Dota 2. Tapi memang kalau dilihat Dota itu berangkatnya lebih ke PC dan juga sekarang trend lebih mobile gaming. Jadi dengan smartphonenya bisa mencari dengan mudah, tapi kita lihat juga game PC masih memiliki market pasarnya sendiri, sepeti Dota 2 masih ada," imbuh dia.

Terlebih dari itu, dia masih belum bisa menyebutkan game apa saja yang diprediksi akan hadir dalam ajang Piala Presiden Esports 2020.

"Tapi nanti kita lihat dulu, karena dalam menentukan game itu kita butuh masukan dari lembaga-lembaga pemerintah seperti Kemenpora, Kemkominfo, dan Kantor Staf Presiden untuk next Piala Pesiden Esport nanti," pungkas Angki.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini