4 Jenis Polusi Cahaya Mengancam Ekosistem di Bumi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 06:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 25 56 2022620 4-jenis-polusi-cahaya-mengancam-ekosistem-di-bumi-SGpEJUtLtp.jpg Ilustrasi Sky Glow (Foto: Commons Wikimedia)

JAKARTA - Photopullution atau yang biasa dikenal dengan polusi cahaya mampu mengancam ekosistem Bumi. Hal ini juga memberikan pengaruh terhadap hewan, pemborosan energi, merusak lingkungan, dan masalah tidur manusia.

Tak hanya itu, polusi cahaya juga membuat astronom tak dapat melihat benda langit di malam hari karena tercemar polusi cahaya.

Polusi cahaya ini terjadi dalam berbagai bentuk. Bahkan satu sumber cahaya mampu menghasilkan berbagai bentuk polusi. Inilah jenis cahaya yang teridentifikasi sebagai polusi cahaya, seperti dilansir dari laman Delmarfans, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga: Google Siapkan Perangkat dengan Tombol Khusus Assistant

1. Trespass Light

Polusi Cahaya

Trespass Light dikenal sebagai cahaya tumpahan yang terjadi ketika lampu tanpa sengaja menerangi rumah dan area lain. Tumpahan cahaya adalah bentuk polusi cahaya paling subyektif karena tidak ada pedoman untuk menentukan kapan, di mana, atau berapa banyak cahaya yang tidak diinginkan.

Contoh umum cahaya tumpahan adalah cahaya dari lampu jalan yang masuk melalui jendela dan menerangi kamar tidur, cahaya dari lampu dinding luar yang mengarahkan cahaya ke arah langit daripada ke tanah.

2. Glare

Polusi Cahaya 2

Glare atau cahaya silau adalah sensasi visual yang dialami seseorang ketika cahaya menyimpang, di mana cahaya di bidang visual lebih besar dari cahaya yang digunakan mata. Silau, tergantung pada intensitas, dapat mengurangi kontras, persepsi warna, dan kinerja visual.

Baca Juga: Dipamerkan di MWC 2019, Microsoft HoloLens 2 Dibanderol Rp49 Jutaan

3. Sky Glow

 Sky Glow

Sky glow berasal dari sumber alami dan buatan manusia namun, lampu artifisial yang dirancang dan ditargetkan dengan buruk adalah penyebab utama cahaya langit. Polusi cahaya ini terjadi ketika cahaya dipancarkan langsung ke atmosfer, secara tidak sengaja atau sengaja, di mana ia tersebar oleh debu dan molekul gas, menciptakan cahaya oranye seperti kubah yang menutupi langit malam.

Cahaya mengurangi kontras antara bintang-bintang dan galaksi di langit, membuat benda-benda langit sulit dilihat bahkan dengan teleskop. Menurut Layanan Taman Nasional, cahaya langit buatan dari kota-kota besar terlihat hingga 200 mil jauhnya di banyak taman nasional.

Misalnya, lampu-lampu terang Las Vegas terlihat di Taman Nasional Great Basin di Nevada, yang terletak 295 mil di sebelah barat kota, dan di Taman Nasional Death Valley, California, yang terletak 118 mil di sebelah barat kota.

Lampu bahkan terlihat di Taman Nasional Bryce Canyon di Utah, yang dikenal sebagai salah satu tempat paling gelap di Amerika Utara, yang terletak lebih dari 260 mil timur laut kota.

Baca Juga: Nokia 9 PureView Dipamerkan di MWC 2019

4. Light Clutter

 Polusi Cahaya

Light Clutter atau kekacauan cahaya adalah pengelompokan berlebihan dari cahaya terang yang menyebabkan kebingungan dan mengalihkan perhatian dari objek yang datang atau sekitarnya.

Kekacauan cahaya terlihat di jalan yang dikelilingi oleh lampu jalan yang tidak tertutup dan iklan atau rambu yang menyala terang.

Baca Juga: Menjajal Samsung Galaxy M20 dengan Fitur Kamera Ultra Wide

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini