Cegah Perilaku Pedofil, YouTube Hapus Komentar Negatif di Video Anak-Anak

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 17:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 01 207 2024540 cegah-perilaku-pedofil-youtube-hapus-komentar-negatif-di-video-anak-anak-QZuxuCdD4T.jpg Ilustrasi YouTube (Foto: Telegraph)

JAKARTA - Baru-baru ini, YouTube telah memblokir beberapa komentar pada video yang menampilkan anak-anak. Komentar ini bisa berisiko dan mengundang perilaku predator atau pelaku pedofil.

Bahkan, platform berbagi video tersebut telah menonaktifkan komentar pada puluhan juta video minggu ini. Hal ini dilakukan setelah pengguna menemukan celah pedofilia di YouTube.

Lebih lanjut, YouTube juga mengungkapkan jika pihaknya akan menonaktifkan komentar pada semua video anak di bawah umur.

The Telegraph, Jumat (1/3/2019) mengonfirmasi jika celah tersebut telah berisi lusinan video menampilkan gadis-gadis muda menari, berlatih yoga, senam, berenang dan makan es krim, yang telah ditonton jutaan kali di YouTube.

Perusahaan menghapus banyak video minggu lalu dan mengatakan telah menghapus puluhan juta komentar. Komentar yang diposting di video termasuk pesan seperti, "Kamu cantik dan pacar kamu juga baik. Ayo berteman", dan "Aku akan senang melihat lebih banyak".

"Upaya ini difokuskan pada video yang menampilkan anak-anak muda dan akan terus mengidentifikasi video berisiko selama beberapa bulan ke depan," kata YouTube.

 YouTube

Baca Juga: Twitter Imbau Pengguna Laporkan Temuan Konten Negatif

Pihak YouTube juga menambahkan, “Selama beberapa bulan ke depan, kami akan memperluas tindakan ini untuk menangguhkan komentar pada video yang menampilkan anak di bawah umur dan video yang menampilkan anak di bawah umur yang mungkin berisiko menarik perilaku predator".

YouTube menambahkan bahwa sejumlah kecil pengguna akan dapat menyimpan komentar tetapi akan diminta untuk memoderasi mereka secara aktif, selain menggunakan alat moderasi situs, untuk menunjukkan risiko perilaku predator yang rendah.

Perusahaan belum mengatakan bagaimana mereka akan memilih pengguna ini atau berapa banyak yang akan diizinkan untuk memberikan komentar di bawah video mereka.

"Kami akan bekerja dengan mereka secara langsung dan tujuan kami adalah untuk meningkatkan jumlah ini seiring waktu karena kemampuan kami untuk menangkap komentar yang melanggar terus meningkat," imbuh YouTube.

Sebelumnya, YouTube juga mengatakan telah menghapus akun yang berupaya membahayakan anak di bawah umur dan meminta penggunanya untuk terus menandai penggunaan yang melanggar kebijakan situs.

(ahl)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini