Huawei dan XL Axiata Umumkan Kerjasama Jaringan Berorientasi 5G

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 14:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 01 54 2024476 huawei-dan-xl-axiata-umumkan-kerjasama-jaringan-berorientasi-5g-RMmsrN7oAv.jpg Kerjasama Huawei dan XL Axiata di MWC 2019 Barcelona (Foto: Huawei)

JAKARTA - Huawei dan XL Axiata mengumkan kerjasamanya pada gelaran MWC 2019 di Barcelona. Bentuk kerjasama perusahaan tersebut adalah membangun jaringan simplified transport dengan solusi Optical Networking 2.0 guna mendukung upaya dalam fiberisasi seluruh jaringan XL Axiata.

Fiberisasi ini akan meningkatkan kualitas jaringan bagi pelanggan individu dan mendorong percepatan transformasi digital bagi kalangan korporasi.

“Saat ini kami tengah melakukan rekonstruksi jaringan transport kami untuk mendukung bisnis Fixed Mobile Convergence. Solusi Huawei mendukung pembangunan jaringan bearer yang simpel dengan bandwidth tinggi, namun memiliki tingkat latensi yang minimal,” kata CTO XL Axiata Yessie Dianty Yosetya dalam keterangan resmi, Jumat (1/3/2019).

Yessie juga menambahkan jika ini selaras dengan tujuan untuk mewujudkan simplifikasi jaringan serta teknologi dari Huawei mampu menyuguhkan pengalaman jaringan secara optimal bagi seluruh pelanggan di Indonesia dalam menyelami kehidupan digital mereka dengan lebih baik.

“Kedepannya kami akan bekerja sama dengan XL Axiata untuk menghadirkan berbagai inovasi serta membangun jaringan yang berfokus terhadap peningkatan pengalaman pengguna dalam rangka menyambut berbagai kesempatan strategis di era 5G,” kata President of Huawei Transmission & Access Product Line Richard Jin.

Untuk diketahui, dalam kerangka kerjasama tersebut, XL Axiata menerapkan solusi Optical Networking 2.0 milik Huawei yang secara signifikan dapat menyederhanakan arsitektur jaringan serta pada konstruksi jaringan berorientasi 5G.

Solusi tersebut menggunakan OXC (all-optical cross-connect), peranti pertama di industri yang mampu mendukung dibangunnya jaringan mesh backbone secara 3D serta koneksi one-hop antar titik sehingga memungkinkan diterapkannya provisi layanan end-to-end dengan lebih cepat.

Secara sederhana, XL Axiata diharapkan mengatasi seluruh tuntutan konektivitas di era 5G seperti hadirnya pita lebar yang 10 kali lebih luas, tingkat latensi yang turun hingga sepersepuluh kali, jumlah koneksi yang meningkat hingga 100 kali, serta berbagai kompleksitas jaringan yang diprediksi meningkat hingga 10 kali lipat.

Huawei

Baca Juga: Susul Samsung dan Huawei, Apple Serius Garap Ponsel Lipat

Hal tersebut mendukung langkah XL Axiata dalam berevolusi menjadi operator digital untuk layanan data di Indonesia.

Selain itu, jaringan tersebut diharapkan akan mampu mendukung dihadirkannya layanan-layanan inovatif lainnya, seperti Cloud VR, 4K live broadcast, dan menyuguhkan jalur pribadi premium bagi pengguna, serta memacu terselenggaranya transformasi digital bagi para pelanggan enterprise.

Dalam gelaran MWC 2019 XL Axiata dan Huawei juga mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman perpanjangan kontrak lima-tahun untuk layanan managed services. Kontrak tersebut menyatakan bahwa Huawei akan menyediakan layanan pekerjaan dan pemeliharaan serta manajemen kinerja jaringan.

Kontrak yang mempererat kerja sama antara Huawei dan XL Axiata sejak 2012 itu, juga meliputi transformasi managed services yang berfokus pada operasi digital berlandaskan kecerdasan buatan (AI) yang termutakhir serta peralatan berbasis teknologi pembelajaran mesin, menuju Operasi Jaringan Cerdas.

Layanan terkelola dan solusi transformasi umumnya digunakan oleh para operator untuk mengelola area-area reguler tertentu pada operasi jaringan serta untuk mentransformasi teknologi dan proses, yang dapat dimanfaatkan untuk memastikan pengelolaan kinerja, pengelolaan suku cadang, serta pengelolaan bidang operasi sebagai prasarana agar para operator dapat fokus kepada penawaran layanan inti mereka.

Operasional Transformasi MS ini akan dilaksanakan oleh 100% sumber daya lokal, dengan tujuan mencapai efektifitas pekerjaan serta pemahaman mengenai area-area geografis di Indonesia.

XL

Baca Juga: Pemblokiran Sepihak, Telkomsel: Untuk Penuhi Regulasi Kartu SIM

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini