Astronot di Stasiun Luar Angkasa Rayakan Kedatangan Kapsul SpaceX

Agregasi VOA, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 16:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 05 56 2026136 astronot-di-stasiun-luar-angkasa-rayakan-kedatangan-kapsul-spacex-Zdcp3Y8l9d.jpg (Foto: Futurism)

JAKARTA - Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Minggu merayakan tibanya kapsul SpaceX yang merapat ke pangkalan antariksa itu. Pencapaian ini disebutkan sebagai "hari pertama era baru bagi generasi penjelajah ruang angkasa selanjutnya".

"Atas nama Ripley, Bumi Kecil, saya sendiri dan awak kami, selamat datang awak Dragon. Selamat bagi semua tim yang menyukseskan peluncuran kemarin dan docking hari ini. Pencapaian menakjubkan ini menunjukkan bukan mudahnya misi kita melainkan kemampuan kita melakukan hal yang sulit selamat datang pada era baru penerbangan antariksa," kata Anne McClain, astronot Amerika di ISS.

Dragon adalah pesawat kru pertama buatan Amerika yang diperbaharui dan dirancang kembali yang merapat ke stasiun itu dalam delapan tahun.

Kapsul berbentuk peluru, yang dikembangkan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk di bawah kontrak NASA, terbang secara mandiri dan terhubung sendiri, tanpa bantuan lengan robot yang biasanya digunakan untuk memandu pesawat ruang angkasa ke posisinya.

 

Sejak NASA menghentikan program pesawat ulang-alik pada tahun 2011, AS telah menumpang wahana ke dan dari stasiun ruang angkasa dengan pesawat ruang angkasa Soyuz milik Rusia.

Sementara itu, NASA telah membayar dua perusahaan - SpaceX dan Boeing - untuk membangun dan mengoperasikan pesawat roket generasi berikutnya.

Kapsul SpaceX dengan panjang 8 meter meroket ke orbit Sabtu pagi dari pusat antariksa NASA dengan membawa sebuah manekin yang diikat pada salah satu dari empat kursi mengenakan pakaian antariksa SpaceX berwarna putih dan hitam.

Boneka uji coba itu dinamai Ripley seperti karakter utama dalam film "Alien". Ripley dan kapsul itu dilengkapi sensor untuk mengukur suara, getaran dan memantau sistem penunjang, propulsi dan sistem penting lainnya.

 

Baca juga: China Berencana Luncurkan Robot ke Mars di 2020

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini