TeleCTG Karya Anak Bangsa Dipamerkan di SXSW 2019

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 11:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 07 207 2026969 telectg-karya-anak-bangsa-dipamerkan-di-sxsw-2019-eyJ0pUYBqI.jpg Alat TeleCTG (Foto: Okezone)

JAKARTA- TeleCTG dan 7 startup lain telah ditunjuk oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mewakili Indonesia ke festival South by Southwest (SXSW) 2019 di Austin Texas yang berlangsung 10 hingga 17 Maret 2019.

Dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Kamis (7/3/2019) Co-Founder dan CPO Sehati TeleCTG, Abraham Fauzan mengungkapkan jika ini merupakan kesempatan untuk mengenal pasar Amerika dan dunia. Dia juga berharap mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional.

Untuk diketahui TeleCTG merupakan perusahaan yang bergerak dalam medical technology. Lengkapnya, TeleCTG merupakan versi portable dari alat medis CTG konvesional.

“Dengan alat ini yang jauh lebih murah, kami membantu para ibu di daerah terpencil di Indonesia untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk layanan kesehatan ibu. Kami akan menampilkan perangkat berpaten kami sebagai alat perangkatmedis diagnostik yang pertama dan satu-satunya dari Indonesia,” kata Abraham.

Menurut Abraham, saat ini memang banyak perubahan dalam dunia kesehatan, faktor yang paling berpengaruh adalah inovasi teknologi. Sepuluh tahun yang lalu mesin CTG yang berukuran besar menjadi salah satu sebab mengapa akses penggunaannya lebih terbatas.

TeleCTG

Baca Juga: Teknologi Pendeteksi Jantung Terintegrasi Aplikasi Android

“Itulah yang ingin diatasi oleh TeleCTG, alat medis berbasis telemedicine ini memungkinkan Bidan memonitor kesejahteraan janin dan melakukan konsultasi dengan dokter. Bentuk yang ringkas dan portabel, memungkinkan karya anak bangsa ini mudah dibawa dan digunakan di daerah terpencil sekalipun," imbuh Abraham.

Lebih lanjut untuk fungsinya TeleCTG atau telecardiotocography berguna untuk memantau denyut jantung dan gerakan janin, serta kontraksi rahim saat bayi dalam kandungan.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memonitor adanya gangguan pada bayi atau melihat kesejahteraan janin dalam rahim ibu hamil kapan saja dan dimana saja, serta membantu memberi peringatan pada dokter dan bidan sehingga dapat memberikan penanganan segera.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini