Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Main PUBG Mobile di India Bisa Dipenjara, Kok Bisa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 18:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 11 326 2028527 main-pubg-mobile-di-india-bisa-dipenjara-kok-bisa-ab2D7nrHyk.jpg (Foto: Daily Star)

JAKARTA - Game PUBG Mobile akhir-akhir ini tampaknya mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Terutama di India, game bergenre battle royale mendapatkan perhatian yang kuat karena dianggap dapat memberikan efek buruk akibat kecanduan permainan tersebut.

Dilansir Thequint, Senin (11/3/2019), beberapa hari setelah game mobile multiplayer itu mengumumkan ulang tahun pertamanya, game ini mengalami masalah dengan penegak hukum India. Awalnya game itu dilarang oleh polisi Rajkot, dan sekarang beberapa kota lain mengikutinya.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komisaris Polisi Rajkot Manoj Agrawal, larangan yang mulai berlaku sejak 9 Maret akan berlanjut hingga 30 Maret 2019.

Distrik-distrik India lainnya seperti Bhavnagar dan beberapa bagian Gir Somnath juga menyerukan pelarangan game dengan alasan game itu “membuat ketagihan” dan berbahaya bagi anak-anak. Hakim distrik kedua daerah ini mengeluarkan pernyataan yang melarang PUBG.

 

Selama pelarangan, siapa pun dapat mengeluh terhadap seseorang yang bermain PUBG dan jika terbukti bersalah, tindakan tegas akan diambil terhadap pelanggar atau pemain di bawah pasal 188 dari IPC.

Bunyi pasal 188 dari IPC menyataka, "Jika ketidaktaatan seperti itu menyebabkan atau cenderung menyebabkan penyumbatan, gangguan atau cedera, atau risiko penyumbatan, gangguan atau cedera, bagi siapa pun yang dipekerjakan secara sah, dihukum dengan hukuman penjara sederhana untuk jangka waktu yang dapat diperpanjang hingga satu bulan atau dengan denda yang bisa mencapai dua ratus rupee, atau dengan keduanya".

Larangan serupa telah diberlakukan pada 'momo challenge', yang memaksa orang untuk menyelesaikan serangkaian tantangan.

 

Baca juga: Menteri IT di India Sebut PUBG Game 'Iblis', Ini Alasannya

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini