Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Temukan Air yang Bergerak di Bulan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 12:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 12 56 2028812 ilmuwan-temukan-air-yang-bergerak-di-bulan-EQMmKGHigT.jpg (Foto: Bgr)

JAKARTA - Bulan tampaknya tidak kering sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan. Melalui penelitian menggunakan data dari NASA Lunar Reconnaissance Orbiter, ilmuwan melakukan deteksi molekul air dan perilaku uap air selama satu hari di Bulan.

Dilansir Bgr, Selasa (12/3/2019), Bulan awalnya dianggap sebagai tempat yang kering dan berdebu, tetapi seiring waktu gambar itu telah berubah. Para ilmuwan menemukan es yang ada di dekat kutubnya, dan baru-baru ini diketahui bahwa air cair memang ada di dalam material permukaan bulan, yang disebut regolith.

Kini, LRO telah mengungkapkan bahwa air yang ada di permukaan Bulan sebenarnya bergerak di siang hari di bulan. Sebuah studi tentang kelembaban Bulan yang akan diterbitkan dalam Geophysical Research Letters memberikan gambaran yang jelas tentang molekul air kehidupan di permukaan.

"Molekul air tetap terikat erat pada regolith sampai suhu permukaan memuncak di dekat siang bulan. Kemudian, molekul secara termal mengalami desorbsi dan dapat memantul ke lokasi terdekat yang cukup dingin bagi molekul untuk menempel atau mengisi atmosfer atau eksosfer Bulan yang sangat lemah, hingga suhu turun dan molekul kembali ke permukaan," jelas NASA ketika merangkum perilaku air.

Lyman Alpha Mapping Project menggunakan pembacaan dari LRO untuk mendeteksi keberadaan air di regolith, yang memungkinkan para peneliti untuk melacak pergerakan kelembaban.

Data seperti ini bisa sangat berguna saat merencanakan misi di masa depan dan bahkan berpotensi untuk pemukiman permanen di Bulan.

 

Baca juga: Seberapa Besar Potensi Pasar Smartphone Premium di Indonesia?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini