Pemuda Ini Tulis Cara Bermain PUBG dalam Lembar Jawaban Ujian

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 08:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 20 326 2032680 pemuda-ini-tulis-cara-bermain-pubg-dalam-lembar-jawaban-ujian-h7Ebjm3J6T.jpg (Foto: News18)

JAKARTA - Seorang anak laki-laki telah gagal dalam ujian pra-universitas tahun pertamanya setelah dia hanya menulis tentang 'cara bermain game PUBG' di lembar jawaban. Dilansir News18, pemuda yang bernama Varun itu mengaku kecanduan bermain game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

“Saya rajin belajar, tetapi tertarik pada PUBG karena menghibur, dan segera kecanduan. Kadang-kadang saya bahkan tidur di kelas untuk bermain game dan duduk di taman terdekat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa orangtua telah mengambil ponselnya, namun gambar-gambar dari permainan itu terus melekat dalam pikirannya. "Saya menyadari betapa berbahayanya sebuah game," tambahnya.

Pihak yang mengevaluasi makalah mengatakan bahwa biasanya siswa yang tidak tahu jawaban menulis lagu film atau dialog film terkenal. "Namun bocah ini telah menulis segala sesuatu tentang permainan, mulai dari langkah untuk mengunduhnya hingga cara memainkannya. Dia tampaknya memiliki penguasaan yang baik atas permainan. Saya membawa masalah ini ke pemberitahuan kepala sekolah, dan kami memanggil orangtuanya dan memberi tahu mereka tentang kecanduan putra mereka," terangnya.

Varun kini memiliki kesempatan untuk tampil dalam ujian yang dijadwalkan pada Juni.

 

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, 16 orang ditangkap gara-gara main PUBG. Pekan lalu, pemerintah Gujarat, India menerapkan larangan PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile.

Lebih dari 10 pelajar ditangkap di kotak Ahmedabad karena bermain game shooter itu, dan 16 orang lagi ditangkap di kota Rajkot dalam sepekan terakhir, menurut laporan BBC, seperti dikutip Cnet.

"Tim kami menangkap anak-anak muda ini dengan tangan merah (tertangkap basah). Mereka ditahan setelah mereka ditemukan bermain game PUBG," kata Police Onspector Rohit Raval, menurut Indian Express.

Permainan itu dilarang pada 6 Maret oleh komisaris polisi Gujarat, Manoj Agrawal. Permainan itu, menurut pihak berwenang setempat, terlalu membuat ketagihan, terutama bagi siswa. Seorang menteri di Goa, negara bagian lain di India, menyebut permainan itu "iblis di setiap rumah," lapor Hindustan Times.

 

Baca juga: Main PUBG Mobile di India Bisa Dipenjara, Kok Bisa?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini