MUI Kaji Larangan Main Game PUBG, Ini Kata Pengamat

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 14:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 21 326 2033061 mui-kaji-larangan-main-game-pubg-ini-kata-pengamat-BUVpo1bnWp.jpg (Foto: Game Skinny)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan kajian terkait pelarangan bermain game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) di Indonesia. Seperti diketahui, game PUBG mengusung permainan tembak-menembak, di mana gamer mengendalikan karakter untuk menembak musuh dengan senjata api.

Menurut pengamat sekaligus Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, game memiliki klasifikasi usia dan yang memainkan game tersebut harus diawasi sesuai usia, baik oleh diri sendiri atau orangtua.

"Tentu kondisi di Selandia Baru berbeda dengan Indonesia soal kepemilikan senjata, tapi memang harus diawasi bersama dampak negatif. Mungkin MUI bisa berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo dan KPAI untuk sama-sama menilai apakah games ini berbahaya atau tidak," jelasnya kepada Okezone, Kamis (21/3/2019).

Ia mengatakan, Kominfo dan KPAI bisa secara proaktif mengevaluasi dan menilai game (PUBG) ini, bahkan bisa juga melibatkan BNPT.

 

"Kalau benar berbahaya bagi generasi muda kita, apalagi anak-anak, ya jangan sungkan untuk dilarang," tuturnya.

Game PUBG menjadi sorotan beberapa waktu belakangan ini, khususnya di India. Pemerintah Gujarat, India menerapkan larangan PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile.

Lebih dari 10 pelajar ditangkap di kotak Ahmedabad karena bermain game shooter itu, dan 16 orang lagi ditangkap di kota Rajkot dalam sepekan terakhir, menurut laporan BBC, seperti dikutip Cnet.

"Tim kami menangkap anak-anak muda ini dengan tangan merah (tertangkap basah). Mereka ditahan setelah mereka ditemukan bermain game PUBG," kata Police Onspector Rohit Raval, menurut Indian Express.

Permainan itu dilarang pada 6 Maret oleh komisaris polisi Gujarat, Manoj Agrawal. Permainan itu, menurut pihak berwenang setempat, terlalu membuat ketagihan, terutama bagi siswa. Seorang menteri di Goa, negara bagian lain di India, menyebut permainan itu "iblis di setiap rumah," lapor Hindustan Times.

 

Baca juga: Pemuda Ini Tulis Cara Bermain PUBG dalam Lembar Jawaban Ujian

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini