Teknologi Karya Anak Bangsa 'Sehati TeleCTG' Siap Menembus Pasar Global

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 22 207 2033714 teknologi-karya-anak-bangsa-sehati-telectg-siap-menembus-pasar-global-Wg5KqyZhhS.jpg Teknologi Karya Anak Bangsa 'Sehati TeleCTG' Siap Menembus Pasar Global

JAKARTA - Sehati TeleCTG terpilih menjadi salah satu dari tujuh start-up yang menjadi wakil dari Indonesia yang ditunjuk oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) pada Festival South by Southwest (SXSW) 2019 di Austin Texas yang berlangsung 10 hingga 17 Maret 2019.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Abraham Auzan, Co-Founder dan CPO Sehati TeleCTG mengungkapkan perasaan bangga menjadi bagian dari delegasi Archipelageek 2019 dan memperkenalkan Sehati TeleCTG. Sehati TeleCTG ialah inovasi kesehatan karya anak bangsa yang mempunyai kesempatan mengenal pasar Amerika dan dunia sekaligus mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional.

Abraham menjelaskan bahwa ajang SXSW sebagai platform yang baik bagi para inovator muda Indonesia untuk unjuk gigi di pasar global. Peran BEKRAF sangat penting yang selalu berusaha untuk menjaring para pelaku kreatif yang telah siap dengan perangkat promosinya agar dapat menembus pasar AS dan dunia.

BEKRAF secara konsisten memfasilitasi pelaku industri ekonomi kreatif dalam melakukan pemasaran kepada target pasar. Untuk itu, BEKRAF senantiasa berupaya memperkenalkan produk dan talenta kreatif Tanah Air hingga menjangkau pasar yang lebih luas di gelaran bertaraf internasional semacam SXSW 2019.

 

Sehati TeleCTG adalah sebuah perusahaan teknologi medis yang membantu para ibu di daerah terpencil di Indonesia untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk layanan kesehatan ibu.

TeleCTG merupakan peningkatan dari alat medis CTG konvensional, diklaim lebih terjangkau dan portabel.

“Banyak perubahan dalam dunia kesehatan, faktor yang paling berpengaruh adalah inovasi teknologi. Sepuluh tahun yang lalu mesin CTG yang berukuran besar menjadi salah satu sebab mengapa akses penggunaannya lebih terbatas. Itulah yang ingin diatasi oleh TeleCTG, alat medis berbasis telemedicine ini memungkinkan Bidan memonitor kesejahteraan janin dan melakukan konsultasi dengan dokter. Bentuk yang ringkas dan portabel, memungkinkan karya anak bangsa ini mudah dibawa dan digunakan di daerah terpencil sekalipun,” ujar Abraham.

Abraham juga mengungkapkan bahwa respon masyarakat AS maupun luar AS terhadap alat medis TeleCTG ini sangat positif, sehingga menambah rasa percaya diri dan semua umpan balik yang diterima selama festival berlangsung memacu semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan TeleCTG di Indonesia maupun menembus pasar global.

"Hadirnya Sehati TeleCTG di festival SXSW ini membawa misi besar, yakni dapat menjaring mitra strategis dalam pengembangan maupun pemasaran produk telecardiotocography berbasis portabel. Pada hari pertama pameran kami sudah mendapatkan penawaran pertemuan lanjutan dengan salah satu NGO asal Amerika yang fokusnya kesehatan di Afrika. Juga ada perusahaan medical record yang nantinya kami bisa masuk ke dalam integrated system mereka," tambah Abraham.

 

Baca juga: Facebook Messenger Hadirkan Fitur Reply Pesan Mirip WhatsApp

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini