Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beberapa Ponsel Nokia 7 Plus Kirim Data ke Server China?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 23 Maret 2019 15:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 22 57 2033660 beberapa-ponsel-nokia-7-plus-kirim-data-ke-server-china-KZRunjUvta.jpg (Foto: Slashgear)

JAKARTA - Pengguna tentu menginginkan data pribadi mereka bisa aman ketika disimpan di dalam ponsel. Data pribadi pengguna menjadi penting karena boleh jadi berisi informasi sensitif yang sangat dijaga oleh pemiliknya.

HMD Global yang bertanggungjawab terhadap ponsel Nokia tampaknya harus menjelaskan tentang kabar yang menyebutkan Nokia 7 Plus mengirimkan data ke server misterius yang berlokasi di China.

Dilansir Slashgear, Jumat (22/3/2019), setiap kali data diam-diam dikirim ke server di China, teori konspirasi muncul. Terlebih lagi ketika domain untuk server itu, dalam hal ini vnet.cn tertentu, dimiliki oleh China Telecom, salah satu operator jaringan yang dikontrol di negara tersebut.

Informasi ini bermula dari pembaca untuk situs Norwegia, NRKbeta yang mengamati Nokia 7 Plus-nya menunjukkan aktivitas jaringan yang aneh setiap kali dihidupkan atau dibuka. Dia melacak tidak hanya server tersebut tetapi juga data apa yang sedang dikirim.

Kabarnya, ponsel mengirim data yang tidak terenkripsi, dan karenanya sangat mudah dibaca, yang dengan mudah mengidentifikasi telepon (IMEI dan MAC), SIM dan koneksi jaringannya.

Dalam hal ini, HMD Global mengakui pengamatan tetapi mengklarifikasi beberapa hal. Kabarnya, ini mempengaruhi batch tunggal unit Nokia 7 Plus dan itu hanya kesalahan pengemasan perangkat lunak yang mencoba untuk mengirim data aktivasi ke negara asing.

Ini seharusnya sudah diperbaiki oleh pembaruan perangkat lunak Februari lalu dan perusahaan bersikeras bahwa tidak ada informasi pribadi yang dibagikan kepada pihak ketiga atau pemerintah China.

HMD, bagaimanapun, tetap diam pada beberapa hal, seperti mengapa atau bagaimana ponsel mengirim data aktivasi ke server tertentu di tempat pertama.

 

Baca juga: Facebook Janji Tingkatkan AI untuk Deteksi Video Teroris

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini