Ingin Mendarat Pesawat Luar Angkasa Ini Malah Tabrak Bulan

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 13:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 56 2042478 ingin-mendarat-pesawat-luar-angkasa-ini-malah-tabrak-bulan-7wlNueEotO.jpg (Foto: SpaceIL)

JAKARTA - Israel menyebut misinya ke bulan sebagai "sukses luar biasa" meskipun pesawat penjelajah antariksanya menabrak permukaan Bulan dan pecah berkeping-keping.

Pendaratan di Bulan yang dijuluki Beresheet, dari kata Ibrani yang berarti Genesis, sedianya menjadi pesawat penjelajah antariksa pertama yang dibuat secara pribadi untuk mendarat di permukaan tersebut.

Ukurannya sebesar mesin cuci dan membawa kapsul waktu yang diisi artefak Israel dan perangkat buatan NASA untuk mengukur medan magnet.

Jutaan warga menonton langsung di televisi, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, ketika Beresheet melayang di atas Bulan. Mesinnya menyala untuk memperlambat pendaratannya. Akan tetapi tiba-tiba mesin-mesin itu macet dan pesawatnya jatuh ke permukaan Bulan. Akibatnya, komunikasi radio ke Bumi terputus.

 

"Kita benar-benar jatuh di permukaan Bulan," kata Industri Dirgantara Opher Doron Israel. Namun ia mengatakan misi itu berhasil karena hampir mendarat.

"Kita akan mencoba lagi," kata Netanyahu. Sedangkan Presiden Reuven Rivlin mengatakan, "Kita sangat mengagumi orang-orang hebat yang membawa pesawat penjelajah antariksa itu ke Bulan. Memang, tidak seperti yang kita harapkan, tetapi pada akhirnya kita akan berhasil".

Sejauh ini, hanya Amerika, China dan Rusia yang berhasil menempatkan pesawat penjelajah antariksa di Bulan. Tetapi tidak satu pun dari penjelajah itu dibuat oleh perusahaan swasta.

 

Baca juga: Cahaya Tak Bisa Melarikan Diri dari Tarikan Lubang Hitam

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini