Ditemukan Fosil dari Zaman Es di Bawah Los Angeles

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 20:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 12 56 2042785 ditemukan-fosil-dari-zaman-es-di-bawah-los-angeles-2A7vGqJtFh.jpg (Foto: Fox News)

JAKARTA - Para pekerja di bawah kota Los Angeles, di pantai barat Amerika yang sedang memperluas jaringan jalan kereta api bawah tanah menemukan sejumlah besar fosil hewan yang berasal dari Zaman Es.

Koleksi fosil itu ditemukan di bawah jalan-jalan di kota Los Angeles, tepatnya di kawasan Wilshire Boulevard di mana para pekerja sedang menggali terowongan untuk memperluas jaringan kereta bawah tanah.

Fosil-fosil itu berhasil diselamatkan karena adanya peraturan keras negara bagian California yang mengatakan, para pakar paleontologi harus diikuti-sertakan dalam tiap penggalian besar.

Ashley Leger, direktur Paleontologi Cogstone Resource Management mengatakan, “Kita sangat beruntung karena California punya peraturan ini. Itu berarti tiap kali ada fossil yang muncul dari tempat penggalian, para pakar paleontologi segera memeriksa dan mengamankannya. Tapi sayangnya peraturan seperti ini tidak ada di semua tempat, dan karena itu banyak fosil yang hilang atau musnah sama sekali”.

 

Di antara penemuan yang menarik adalah tengkorak kepala seekor mamut, dan tengkorak kepala kungkang raksasa. Selain itu, ada tulang belulang harimau bertaring tajam dan serigala yang langka.

California punya peraturan pelestarian alam yang paling ketat di Amerika dan mungkin di dunia. Karena itu, terjadi kerjasama dengan para pakar paleontologi dan pihak kontraktor supaya bisa mengamankan fosil-fosil yang berharga itu tanpa harus menghambat pekerjaan.

Fosil-fosil itu memberikan gambaran bagaimana kawasan tempat mereka ditemukan tampak 20, 30 ataupun 50 ribu tahun lalu.

Kata pakar paleontologi Emily Lindsay, “Isu perubahan iklim yang kini banyak dibicarakan orang, juga terjadi dulu dan mengakibatkan hewan-hewan besar itu punah kira-kira pada waktu yang hampir bersamaan dengan tibanya manusia pertama di benua Amerika dari Asia”.

Fosil-fosil itu nantinya akan dipamerkan di National History Museum di Los Angeles.

Baca juga: Ingin Mendarat Pesawat Luar Angkasa Ini Malah Tabrak Bulan

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini