Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capture Obrolan WhatsApp Harus Gunakan Sidik Jari Pengguna?

Agregasi Solopos, Jurnalis · Sabtu 20 April 2019 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 19 207 2045613 capture-obrolan-whatsapp-harus-gunakan-sidik-jari-pengguna-wa2kF3urYB.jpg (Foto: Reuters)

SOLO - Pengguna saat ini bisa menangkap gambar atau screenshot tampilan obrolan di WhatsApp dengan mudah. Meng-capture obrolan di Whatsapp merupakan salah satu hal yang mungkin sering dilakukan oleh pengguna.

Sayangnya, screenshot pesan tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak tak bertanggungjawab. Guna menanggulangi hal tersebut, Whatsapp berencana memperketat aturan agar pengguna tidak asal mengambil capture dari aplikasinya.

Menurut informasi dari WABetaInfo seperti dikabarkan Hindustan Times, Jumat (19/4/2019), Whatsapp berencana membuat sistem baru untuk mempersulit proses capture obrolan di Whatsapp. Kabarnya, siapapun yang ingin meng-capture obrolan harus memindai sidik jari terlebih dahulu.

Jika diterapkan, peraturan itu jelas memberatkan pengguna. Mereka bakal berpikir dua kali sebelum meng-capture obrolan. Sayangnya, fitur tersebut tentu saja tak melindungi pengguna Whatsapp. Sebab, bisa saja pengguna lain meng-capture pesan Anda kemudian disebarluaskan.

 

Satu-satunya cara untuk menghindari penyalahgunaan capture tersebut adalah dengan memanfaatkan fitur unsend di Whatsapp. Dengan fitur tersebut, Anda bisa menarik pesan sebelum di-capture pihak lain. Namun, Anda harus melakukannya dengan cepat.

Fitur anyar itu telah tersedia di Whatsapp Android versi Beta V2.19.106. Belum jelas kapan fitur ini akan dirilis resmi. Namun, kehadiran fitur itu harus menunggu Whatsapp merilis pemindai sidik jari di aplikasinya.

Baca juga: Instagram Uji Coba Fitur Baru untuk Sembunyikan Likes

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini