Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Rilis Gambar Sisi Gelap Bulan Terbaru

Minggu 28 April 2019 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 27 56 2048844 china-rilis-gambar-sisi-gelap-bulan-terbaru-hYiism3xxV.jpg (Foto: CLEP/CNSA)

JAKARTA - Robot Chang’e-4 dan Yutu-2 terlihat selamat di bulan berdasarkan foto-foto baru. Robot tersebut bisa membantu peneliti untuk mengetahui sisi gelap bulan.

Kembali pada Januari, China National Space Administration membagikan foto sisi jauh bulan ketika pendarat (lander) dan rover mendarat di area yang belum dipetakan, yakni Von Kraman Crater di Pole-Aitken Basin bagian selatan.

Misi ini awalnya dirancang untuk tiga hari lunar, tetapi sekarang mereka dapat menyelesaikannya di hari ke empat akibat lembur.

Dikutip dari Techtimes, CNSA dan Proyek Eksplorasi Lunar China baru-baru ini memposting gambar-gambar medan bulan di dekat lokasi pendaratan Staio Tianhe dan aktivitas penjelajah. Kamera panorama Yutu-2 mengambil gambar-gambar tersebut.

 

Eksplorisasi China ke bulan membuat pencapaian yang menarik sejauh ini. Chang’e dan Yutu selamat di bulan yang dingin. Mereka juga membuat sejarah karena berhasil menumbuhkan benih kapas di bulan, yang juga mati kemudian ketika para ilmuwan mematikan pasokan listrik.

Saat ini, para penjelajah dan tim bertahan selama empat hari empat malam, atau kurang lebih setara dengan 30 hari di Bumi.

Yutu-2 telah menempuh total 178,9 meter, meliputi jarak rendah dan sempat memotret bebatuan terdekat. Yutu-2 terus melintasi barat laut, bergantian antara mode aktif dan hibernasi untuk menghemat daya.

Pendarat dan rover sedang beristirahat pada hari kedua mereka di malam hari dan mulai bekerja lagi pada Jumat. Yutu-2 mengirimkan kembali gambar dari bebatuan dan situs pendaratan, serta misi yang mengidentifikasi tiga kawah, yakni: Zhinu, Hegu, Tianjin.

Di hari keempat, penjelajah ditutupi sedikit tanah akibat situasi di sana. Menurut kepala perancang Chang’e-4, Sun Zezhou, penjelajah itu hati-hati menjelajahi daerah sekitar untuk menganalisis spesimen dengan spektrometer inframerah.

Belum ada hasil ilmiah dari misi eksplorasi sejauh ini, tetapi para ilmuwan yang bergabung di dalam misi berkata bahwa ada sebuah potensi bukti dari bahan material mafik dalam yang digali di lokasi pendaratan, yang bisa mengungkap mineralogi mantel bulan.

Sangat mungkin jika CNSA akan melaporkan perkembangan signifikan dari misi selama Lunar and Deep Space Exploration Conference pada Juli.

China saat ini mengundang mitra internasional untuk misi Chang'e-6 dan eksplorasi asteroid. (Timothy Yosse)

 

Baca juga: Sony Siapkan Peluncuran PlayStation 5 Tahun Depan

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini