Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Estimasi Gaji Pegawai di Industri E-commerce?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 16:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 02 207 2050679 berapa-estimasi-gaji-pegawai-di-industri-e-commerce-8dTIi1Qw56.jpg Ilustrasi (Foto: India Today)

JAKARTA – Perusahaan e-commerce tampaknya terus berkembang dari waktu ke waktu. Perusahaan e-commerce berada di panggung utama dalam ekonomi digital di Indonesia.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, dari sudut pandang pasar, pertumbuhan perusahaan itu dianggap lebih cerah dibanding perusahaan retail fisik karena jumlah konsumen di platform digital terus bertambah setiap tahun seiring penetrasi internet yang semakin kencang dari waktu ke waktu.

Melalui studi iPrice, terungkap daftar profesi menjanjikan di perusahaan eCommerce Indonesia dan membandingkannya dengan jabatan-jabatan top di perusahaan retail fisik. Basis data yang dipakai berasal dari olahan data estimasi gaji masing-masing profesi di 10 perusahaan top di Indonesia menggunakan informasi di situs Qerja.

Berikut temuan-temuan menarik dari olahan data itu.

Estimasi pendapatan bulanan ketika bekerja di industri eCommerce yang tengah naik daun

Kehadiran perusahaan rintisan berbasis ekonomi digital tidak hanya menghadirkan channel investasi baru. Sejumlah perusahaan rintisan berbasis ekonomi digital turut menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menyerap banyak tenaga kerja untuk memutar aktivitas di industri ini. Tidak hanya lapangan kerja di Indonesia tapi juga di negara-negara tetangga yang ada di regional ini.

Dalam riset tren karir eCommerce Asia Tenggara, jumlah pekerja yang direkrut perusahaan eCommerce ternama di Indonesia seperti Tokopedia dan Bukalapak meningkat lebih dari 100% dalam kurun dua tahun. Pertambahan jumlah yang signifikan ini menunjukkan bahwa perusahaan eCommerce masih tetap menggantungkan operasionalnya pada banyak tenaga kerja manusia meski platform bisnis mereka terlihat ringkas menggunakan algoritma di internet.

Lalu, profesi apa saja yang dihargai mahal oleh perusahaan-perusahaan eCommerce di Indonesia? Dari olahan informasi Qerja, ditemukan 10 profesi dengan estimasi penghasilan bulanan tertinggi di 10 perusahaan eCommerce top Indonesia. iPrice menggunakan basis data Qerja untuk membandingkan gaji perusahaan eCommerce dengan 10 perusahaan retail fisik versi riset Euromonitor International.

 

Dari infografis di atas, profesi yang berhubungan dengan divisi pengembangan bisnis dan teknologi informatika dihargai paling mahal oleh perusahaan eCommerce. Menilik level jabatannya, perusahaan eCommerce mengalokasikan porsi uang yang banyak untuk menggaji pegawai di level jabatan manager. Rataan gaji dari 10 profesi termahal ini berkisar pada angka Rp28,3 juta.

Bila dibandingkan, estimasi angka pendapatan dari profesi termahal di perusahaan eCommerce ternyata tidak berbeda jauh dengan perusahaan retail fisik. Di perusahaan retail fisik, rataan gaji dari 10 profesi termahal berkisar pada angka Rp24,2 juta. Sama seperti di perusahaan eCommerce, level jabatan manager mendominasi profesi termahal di perusahaan retail fisik. Profesi-profesi bergaji besar di retail juga cenderung berasal dari divisi finance dan operation.

Profesi teknologi informatika punya daya tawar gaji lebih besar?

Sejumlah orang memercayai bahwa profesi yang berhubungan dengan teknologi informatika punya daya tawar gaji lebih besar dibanding profesi lain di era digital ini. Di perusahaan eCommerce, profesi berbasis teknologi informatika pada entry level alias eksekutif punya kisaran gaji belasan juta rupiah. Malah, profesi macam software engineer punya estimasi gaji hingga Rp23 juta. Pada level senior alias manager, estimasi gaji profesi IT mencapai Rp26-75 juta.

 

Di perusahaan eCommerce, estimasi gaji profesi berbasis IT termahal agaknya tidak jauh berbeda dengan profesi termahal pada non-IT. Rataan 10 gaji termahal profesi IT berkisar pada Rp21,1 juta, sedangkan non-IT berkisar pada Rp20,9 juta. Jikalau ada perbedaan menyolok, terletak pada level jabatan. Orang-orang yang profesinya berbasis IT tidak perlu harus berada di level manager untuk mendapat gaji dua digit. Namun tidak demikian dengan profesi non-IT.

Di perusahaan retail fisik, porsi gaji termahal justru berasal dari profesi non-IT. Rataan gaji 10 posisi termahal pada profesi non-IT berkisar Rp24,2 juta. Rataan ini dua kali lipat lebih banyak dari profesi termahal IT yang hanya berada pada kisaran angka Rp11,1 juta.

Besaran gaji profesi non-IT di perusahaan retail fisik selaras dengan bobot jabatannya. Kesepuluh profesi termahal itu berorientasi pada jabatan manager dan kepala divisi. Sedangkan level jabatan pada profesi IT lebih heterogen meski margin antara jabatan entry level dan jabatan manager tergolong lebar.

 

Baca juga: Infinix Luncurkan Smart 3 Plus dan Hot 7 Pro di Indonesia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini