Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Download Lebih Cepat di Papua Barat Dibanding Pulau Jawa, Ini Alasannya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 09 54 2053486 download-lebih-cepat-di-papua-barat-dibanding-pulau-jawa-ini-alasannya-lBdJnUPnJU.jpg Ilustrasi Penggua Internet (Foto: Internet Society)

JAKARTA- Pulau Jawa menjadi pusat populasi, politik, dan ekonomi di Indonesia. Selain itu, beberapa kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya identik dengan infrastruktur yang lengkap dibandingkan kota lain.

Menariknya, dari data analisis Opensignal mengungkapkan jika kecepatan internet paling kencang bukan berada di Pulau Jawa. Hal tersebut berdasarkan analisis dari 44 kota terbesar di Indonesia.

Adapun data mengungkap jika Kota Sorong di Papua Barat menjadi kota dengan unduhan tercepat di Indonesia. Kemudian, disusul dengan Gorontalo di Sulawesi dan Ambon di Kepulauan Maluku. Rata-rata kecepatan unduhan di kota-kota tersebut yakni lebih dari 11 Mbps.

Sementara itu, dalam kecepatan upload kota Pekanbaru di Sumatera menempati urutan pertama dengan rata-rata kecepatan upload hingga 5,9 Mbps. Kota-kota besar di Pulau Jawa berada jauh diurutan paling atas 10 besar.

Seperti kota Malang dan Bandung masing-masing berada diurutan ke 14 dan 15 pada kecepatan download. Ibukota dan pusat megapolis, Jakarta berada pada urutan ke 28 sebagai kota dengan download tercepat. Adapun skor yang didapat Jakarta yakni hanya 7,8 Mbps, sekitar 4 Mbps lebih rendah dari kota diurutan teratas.Sementara skor Pengalaman Kecepatan Upload-nya 3,5 Mbps lebih dari 2 Mbps dari pemimpin.

Menurut Opensignal, Kamis (9/5/2019) rendahnya kecepatan download dan upload bagi beberapa kota di Pulau Jawa bukan karena jaringan yang lemah dan kurang canggihnya teknologi. Melainkan adanya dinamika yang terkait dengan persaingan dan permintaan.

 Open Signal

Baca Juga: Realme Yakin Mampu Saingi Redmi & Samsung di Segmen Entry Level

Permintaan dikabarkan memainkan peran besar dalam kecepatan yang biasa dialami konsumen. Semakin banyak pengguna terhubung ke jaringan, semakin besar kapasitasnya tersebar tipis, yang dapat menyebabkan kecepatan rata-rata turun.

Meskipun operator cenderung memusatkan peningkatan jaringan dan kapasitas mereka di kota-kota besar, seringkali perbaikan itu tidak dapat mengimbangi permintaan data seluler yang dihasilkan oleh kota metropolis yang berpenduduk padat dan cerdas teknologi.

Seperti diketahui Pulau Jawa memiliki populasi penduduk yang besar, sehingga Jawa memiliki tingkat permintaan tertinggi. OpenSignal juka memiliki pengecualian pada kota Medan di Sumatera yang juga memiliki penduduk terpadat di luar Pulau Jawa.

Pasalnya Medan menempati peringkat 6 besar peringkat pada pengalaman mengunduh. Ini menunjukan bahwa Medan mampu mempertahankan kecepatan yang relatif cepat meskipun ada permintaan dan tingkat persaingan yang tinggi.

Open Signal

Baca Juga: Realme Yakin Mampu Saingi Redmi & Samsung di Segmen Entry Level

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini