Google Ungkap Riset Alasan Orang Indonesia Tertarik Beli Smartphone

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 11 Mei 2019 09:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 10 207 2053995 google-ungkap-riset-alasan-orang-indonesia-tertarik-beli-smartphone-hryccMOZUC.jpg Ilustrasi Smartphone (Foto: Grofun Phones)

JAKARTA- Google baru-baru ini mengungkapkan penelitian mengenai perilaku pembeli smartphone di Indoesia. Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa kecepatan dan daya tahan baterai menjadi faktor beli masyarakat Indonesia, dibandingkan dengan kamera atau desain smartphone.

Dalam keterangan resminya, Sabtu (11/5/2019) menurut data “Android Path to Purchase” penelitian oleh Google pada 2018, sekira 55 persen pembeli merasa bingung saat membeli ponsel karena banyaknya pilihan ponsel dipasaran. Bahkan, setengah dari pembeli smartphone baru memilih merek yang berbeda dari yang mereka miliki sebelumnya.

Pembeli tidak hanya mengganti merek smartphone mereka, 2 dari 5 pembeli juga mengganti simcard provider ketika membeli smartphone baru. Hal ini menggarisbawahi pentingnya bundling promosi antara produsen smartphone dengan penyedia jasa telekomunikasi.

Karena 50% konsumen cenderung membeli merek smartphone yang berbeda dari apa yang sebelumnya mereka miliki, hal ini memberikan peluang bagi pemasar. Konsumen tetap berpikiran terbuka, dengan 81% konsumen mempertimbangkan setidaknya dua merek ketika mereka mulai mencari-cari. Peluangnya sangat besar dan pasar smartphone Indonesia adalah yang paling cepat berkembang di Asia Tenggara, pada tahun 2018 lalu jumlah pengirimannya 17% lebih banyak daripada tahun 2017.

 Google

Baca Juga: Rekomendasi 4 Ponsel Terbaru Harga Rp1 Jutaan di 2019

Google juga mengungkapkan jika 71 persen pembeli smartphone Indonesia beralih ke Google Search ketika mereka mulai membandingkan smartphone, 69 persen di antaranya memutuskan membeli di toko rite. Kemudian, penelitian menunjukkan bahwa pembeli smartphone di Indonesia terutama mencari kecepatan (87 persen), daya tahan baterai (83 persen), dan memori internal (81 persen).

“Survei kami mengungkapkan bahwa saat ini banyak orang Indonesia tidak puas dengan smartphone mereka, yang berarti bahwa ekspektasi pembeli terhadap smartphone-nya semakin meningkat. Saat ini, kecepatan adalah prioritas terpenting bagi pengguna smartphone,dan kecepatan itu bukan hanya tergantung pada OEM melainkan juga pada penyedia (provider) jasa telekomunikasi yang memastikan jaringan internet yang cepat. Oleh karena itu, mereka perlu berkolaborasi dan menghasilkan solusi kreatif untuk menarik lebih banyak pembeli,” kata Yudistira Adi Nugroho, Sr. Tech and Telco Industry Analyst, Google Indonesia.

Smartphone

Baca Juga: Sempat Bermasalah, Samsung Bakal Kirim Galaxy Fold Akhir Mei 2019?

(ahl)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini