Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dianggap Memonopoli Medsos, Facebook Ingin Lebih Banyak Regulasi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2019 17:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 12 207 2054730 dianggap-memonopoli-medsos-facebook-ingin-lebih-banyak-regulasi-aaFDiD7c5H.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Global Affairs and Communications VP di Facebook, Nick Clegg telah menerbitkan sebuah opini di New York Times yang mengkritik argumen Hughes. Ia juga menegaskan kembali keinginan perusahaan untuk lebih banyak regulasi.

Dilansir Engadget, Minggu (12/5/2019), ketika Hughes mengatakan bahwa politisi mengabaikan tanggung jawab mereka untuk memastikan persaingan, Clegg berpendapat, dia seharusnya "salah paham" baik Facebook maupun tujuan hukum persaingan.

Clegg berpendapat bahwa Facebook benar-benar sebuah perusahaan besar yang terbuat dari "banyak bagian yang lebih kecil," masing-masing bersaing dengan banyak saingan, dan tidak dominan di beberapa pasar. Misalnya, 'hanya' 20 persen ruang iklan daring AS.

Mantan politisi itu juga menyatakan bahwa undang-undang antimonopoli dimaksudkan untuk melindungi pelanggan dengan memastikan harga rendah dan kualitas tinggi, bukan untuk "menghukum" perusahaan karena perbedaan pendapat atau ukurannya. "Besar itu sendiri tidak buruk," katanya.

 

Eksekutif itu malah menyarankan bahwa harus ada lebih banyak peraturan untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan dan memastikan bahwa peraturan itu "konsisten" dengan nilai-nilai pemerintah.

Bos Facebook, Mark Zuckerberk telah bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk berdebat tentang jawaban legislatif yang lebih banyak.

Di satu sisi, politisi seperti Elizabeth Warren telah menyatakan bahwa Facebook mengakuisisi perusahaan seperti Instagram dan WhatsApp tepatnya untuk menelan persaingan.

Baca juga: Mark Zuckerberg Dikritik Salah Satu Pendiri Facebook 'Chris Hughes'

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini