Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunakan Teknologi AI, Fitur Google Bantu Penyandang Disabilitas

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 15:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 14 207 2055556 gunakan-teknologi-ai-fitur-google-bantu-penyandang-disabilitas-yewrXQCVcS.jpeg Head of Corporate Google Indonesia, Jason Tedjasukmana (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA- Raksasa teknologi asal Amerika Google terus mengembangkan teknologinya. Menurut Head of Corporate Google Indonesia, Jason Tedjasukmana mengungkapkan jika teknologi yang diciptakan Google saat ini mampu memecahkan masalah dalam berbagai bidang. Jason juga mengatakan jika teknologi canggih tersebut mampu bekerja dengan baik karena Artificial Inteligence (AI).

"Google saat ini sudah lama mengembangkan Artificial Inteligence (AI). Teknologi AI membuat semuanya mudah, seperti pada Google Translate, seseorang bisa menerjemahkan teks dengan mengarahkan ponsel ke petunjuk jalan," kata Jason di Kantor Google Indonesia, SCBD, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga: Google Ungkap Riset Alasan Orang Indonesia Tertarik Beli Smartphone

Lebih lanjut Senior Product Manager Google, Sagar Savla melalui video conference pun mengatakan jika teknologi AI banyak digunakan pada produk teknologi yang digunakan untuk membantu penyandang disabilitas seperti pada fitur aksesibilitas di Android.

Seperti halnya fitur TalkBack yang dapat diakses di pengaturan aksesibilitas. Fitur TalkBack mampu memberikan umpan balik dan pemberitahuan berupa suara. Fitur ini bermanfaat untuk pengguna dengan keterbatasan melihat.

Senior Product Manager Google, Sagar Savla

Sagar menambahkan jika baru-baru ini Google telah merilis dua aplikasi baru yang dapat membantu penyandang tunarungu yakni Live Transcribe dan Sound Amplifier.

“Live Transcribe secara spesifik digunakan untuk penutur mentranskripsi ucapannya. Sedangkan Sound Amplifier adalah untuk masalah lain di mana bila Anda memiliki ponsel namun tidak mampu membeli alat bantu dengar yang mahal, Anda bisa menggunakan smarphone Android untuk meningkatkan kualitas suara dan membantu pendengaran Anda lebih baik,” jelas Sagar.

Live Transcribe, aplikasi milik Google untuk bantu tunarungu

Sound Amplifier bekerja saat seseorang tidak kehilangan kemampuan pendengaran, tetapi tidak dapat mendengar obrolan dengan jelas. Sehingga pengguna mampu meningkatkan suara dengan meredam kebisingan lain disekitarnya.

Sementara itu dengan Live Transcribe, pengguna mampu menerjemahkan suara seseorang menjadi tulisan. Menariknya fitur ini telah dilengkapi 70 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda. Menurut Sagar salah satu syarat untuk menggunakan fitur tersebut yakni internet akses yang kuat.

"Internet sangat penting dalam Live Trancribe agar bekerja, karena pengenalan ucapan kita terjadi. Ini model yang sangat besar yang membutuhkan server penuh untuk bekerja dan itu terjadi di pusat data Google yang tersebar di seluruh dunia. Jadi untuk itu Anda memerlukan konektivitas internet," jelas Sagar.

Meskipun membutuhkan internet, Sagar mengungkapkan jika fitur tak banyak mengkonsumsi jumlah data dan baterai karena memiliki fitur mode malam.

Saat ini fitur TalkBack dan Live Subscribe milik Google telah hadir di menu aksesibilitas yang dapat diakses di pangaturan smartphone Android. Sementara itu Live Subscribe dan Sound Amplifier juga hadir di App Store. Untuk saat ini, belum diketahui apakah aplikasi juga akan hadir di iOS. 

Baca Juga; Google Uji Coba Imbuhkan Tautan Belanja di YouTube

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini