Mengulas Galaxy S10 Plus, Ponsel Terkini Kaya Fitur

Amril Amarullah, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 17:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 92 2055649 mengulas-galaxy-s10-plus-ponsel-terkini-kaya-fitur-OXBLwDV1QC.jpg (Foto: Feri Usmawan/Okezone)

GALAXY S10 series boleh dikatakan sebagai ponsel andalan terbaik pertama tahun 2019 ini. Meski harus bersaing ketat dengan sejumlah brand ternama lainnya dalam segi fitur, seperti P30 Pro Huawei, atau iPhone XS.

Namun Galaxy tetap mampu memikat hati masyarakat, khususnya dibagian kamera ponselnya, dimana kali ini Samsung memang menonjolkan peningkatan dalam fitur, yang mampu menghasilkan foto-foto yang bagus layaknya kamera profesional DSLR.

Bukan hanya kamera, Samsung tampaknya serius memperbaharui fitur-fiturnya di S10 Series ini. Bagaimana mengetahui lebih detail isi dari jeroan Galaxy S10 Series ini, beruntung Okezone mendapat kesempatan melakukan uji coba di kelas teratas yakni, Galaxy S10 Plus.

Tidak dipungkiri S10 Plus adalah yang paling mahal dari semua kisaran S10 Series dan Okezone mencoba yang 128 GB berkisar harga Rp13.999 Juta. Harga yang cukup fantastis tentunya.

 

Seperti entri Plus sebelumnya dalam seri Galaxy S ia memiliki layar yang lebih besar, kamera yang lebih baik. Suksesor Galaxy S9 Plus ini membawa banyak fitur baru termasuk layar Infinity-O, pemindai sidik jari ultrasonik, kamera tiga terpasang di belakang, dan berbagi daya nirkabel, untuk beberapa ponsel.

PERFORMA

Diluncurkan Maret 2019 lalu, Galaxy S 10 Plus berhasil memikat hati masyarakat. Karena itu wajar Samsung menyebut seri ini sebagai "Ultimate Performance Edition" yang sepertinya merupakan deskripsi yang pas untuk smartphone.

Ya, seperti dilansir dari laman techradar.com dan t3.com ini, Galaxy S10 memang menawarkan lompatan kinerja yang signifikan berkat chipset Snapdragron 855 atau Exynos 9820 berkonsep octa-core, serta diperkuat RAM 8GB. Performa grafis untuk gaming juga semakin kencang dengan dukungan Adreno 640 atau Mali-G76 MP12.

 

Skor kinerja ponsel, Okezone mengetahui ketika menjalankan benchmark AnTuTu. Setelah diuji ponsel pun mendapatkan skor 330925, di mana menjadikan Samsung Galaxy S10 Plus menjadi ponsel tercepat kedua saat ini versi AnTuTu.

Galaxy S10 Plus menandai peringatan kesepuluh dari Galaxy S, sejak kali pertama diluncurkan pada Juni 2010. Tepatnya, Galaxy S10 Plus terasa seperti puncak dari semua yang telah dicapai Samsung selama dekade terakhir. Berbeda dengan Samsung Galaxy Fold, yang terlihat seperti langkah pertama dan tentatif dalam dekade inovasi berikutnya, Galaxy S10 Plus terasa lebih dapat diprediksi, tetapi lebih halus.

Pada Galaxy S10, perangkat kerasnya terasa sangat baik. Kaca depan dan belakang yang montok terasa kokoh di tangan dan sementara pita aluminium tidak memiliki bobot premium yang sama seperti baja tahan karat pada iPhone XS yang harganya sama.

 

Bukan itu saja, performa Samsung Galaxy S10 plus bisa dilihat ketika pengguna bermain game. Okezone menjajal game seperti Asphalt 9 dan menemukan keunggulan yang terlihat dari sisi grafis serta lancarnya permainan.

Dalam permainan, game terasa mulus dengan terlihatnya partikel dan efek mobil yang melesat dengan cepat. Debu atau pasir tampak terlihat menempel pada sisi mobil di dalam permainan, menunjukkan detail yang cukup tinggi.

Bahkan, saat diposisikan dalam pengaturan game, kualitas visual yang tinggi, game tetap dapat berjalan dengan baik. Tidak perlu diragukan lagi, Galaxy S10 plus mampu menawarkan performa yang tinggi dalam menjalankan game mobile.

LAYAR

Hal lain yang perlu diperhatikan dari Galaxy S10 Plus adalah layar Quad HD + AMOLED 6,4 inci Quad HD (3.040x1.440) + Curved Dynamic AMOLED, rasio layar 19:9, 438ppi. Meskipun ada bezel kecil di sekitar layar, itu benar-benar terasa seperti layar mengisi setiap sudut handset yang tersedia.

 

Panel 6,4 inci tidak terlalu jauh dari layar 6,2 inci pada Galaxy S9 Plus, tetapi berarti Galaxy S10 Plus cocok dengan Note 9. Sampai sekarang, Samsung selalu menggunakan seri Galaxy Note-nya.

Selain ukuran, panel OLED pada Samsung Galaxy S10 Plus benar-benar menakjubkan. Terasa cerah, dengan warna-warna cantik dan hitam pekat. Sungguh sebuah pemandangan yang menakjubkan.

Fitur yang serba baru ini menampilkan kembali kamera selfie yang menghadap ke depan - biasanya ditemukan di bezel di atas layar. - ke lubang kecil di sudut kanan atas panel. Sensor kedekatan dan cahaya sekitar juga tertanam di bawah layar.

DESAIN

Tampilan baru Galaxy S10 menjadi sebuah karya yang luar biasa dengan layar ponsel 6,4 inci terasa enak dipandang. Memang, meski lengkungan ganda S10 plus tidak selebar saingan seperti iPhone XS Max, menjadikan ketika mengetik dengan satu tangan sambil menyeruput kopi bukanlah hal yang mustahil, meskipun hal ini membutuhkan kesabaran.

Selain layar baru, desain Samsung Galaxy S10 Plus terlihat pada rangka aluminiumnya lebih tipis daripada S9 Plus, serta sudah disematkan Gorilla Glass 6, depan dan belakang, sedangkan versi 512GB dan 1TB didukung oleh keramik baik putih atau hitam.

 

Sementara itu versi kaca standar - yang kemungkinan besar akan dibeli orang - hadir dalam 'Prisma' putih, hitam dan hijau. Okezone mendapatkan model Prisma sebagai perangkat ulasan dengan memiliki 128GB penyimpanan.

Posisi bagian belakang Galaxy S10 Plus sejajar, dengan susunan kamera tiga lensa yang memiliki tonjolan kamera kecil dan sulit mengetahui di mana modul pengisian nirkabel yang terletak di belakang ponsel.

KAMERA

Apa yang tidak dimiliki oleh kamera selfie ganda pada Samsung flagship baru dalam hal keindahan, lebih dari sekadar menebus fungsionalitas. Galaxy S10 Plus, yang merupakan satu-satunya model dalam jajaran S10 dengan dua kamera menghadap ke depan, adalah satu-satunya perangkat yang mampu memotret selfie dengan fokus langsung. Foto-foto ini menambahkan blur gaya bokeh artifisial yang dapat disesuaikan ke latar belakang subjek.

 

Meskipun ini biasa di hampir semua smartphone andalan, Samsung telah menambahkan sejumlah efek tambahan pada fitur Live Focus tahun ini. "Color Point" mengubah skala abu-abu sehingga hanya subjek yang dibiarkan berwarna, sementara "Zoom Bokeh" dan "Spin Bokeh" membuatnya tampak pengguna seperti tertuju ke arah kamera atau berputar-putar secara berurutan.

Okezone mencoba "Color Point" yang kabarnya menjadi favorit karena menghasilkan beberapa foto yang sangat bagus - bahkan dengan kemampuan selfie kami yang canggung. “Zoom Bokeh” dan “Spin Bokeh” dapat membuat postingan Instagram yang menyenangkan.

 

Samsung pantas mendapat pujian karena mencoba sesuatu yang benar-benar orisinal dan tidak meniru secara membabi buta fitur Portrait Lighting yang diperkenalkan dengan iPhone XS seperti yang dilakukan oleh begitu banyak produsen Android (inilah yang melihat Anda, OnePlus and Honor). Mode Fokus Langsung yang baru menghasilkan bidikan yang dapat digunakan dengan lebih andal daripada Pencahayaan Potret juga.

Untuk fitur mode malam, Galaxy S10 plus memang sangat berguna karena pengguna dapat mencari lokasi dimana saja yang inginkan, bahkan ketika mode pemotretan di malam hari gelap minim cahaya otomatis itu akan tetap stabil. Itulah yang dilakukan Samsung untuk melihat bagaimana gambar mode malam dibandingkan dengan yang dipotret dalam mode foto otomatis, sehingga dapat diketahui hasilnya perbedaan signifikan yang dibuat mode malam.

Seperti diketahui, foto mode malam memang lebih terang daripada foto biasa dan juga cenderung memiliki gambar yang lebih detail. Contoh saat mengambil detail gambar pohon, jika dalam mode otomatis dedaunan semuanya kotor, mode malam cenderung menambah detail yang lebih halus dan terang.

 

Tentu, semua itu tidak lepas dari sokongan (artificial intelligence/AI), yang salah satunya berfungsi untuk meningkatkan kualitas kamera. Teknologi ini antara lain hadir melalui fitur Scene Optimizer yang bisa mengenali adegan pengambilan gambar lebih akurat. Bahkan, ketika menggunakan salah satu dari tiga kamera pada malam hari, perangkat akan mengenali tingkat cahaya rendah dan memotret 10 foto dalam 5 detik untuk mengompres menjadi satu foto tunggal.

BATERAI

Baterai ponsel Samsung Galaxy S10 Plus dilengkapi dengan daya 4100 mAh yang cukup besar. Sayangnya untuk penggunaan yang begitu sering seperti pengambilan foto dan video, download, sosial media, dan bermain internet.

Daya bateri cepat terkuras sehingga jika dibawa bepergian mungkin diperlukan powerbank atau charge ulang. Menariknya ponsel ini telah menggunakan usb type C yang mendukung pengisian cepat. Okezone pun mencoba mengisi daya ponsel untuk menghasilkan 60 persen hanya membutuhkan waktu sekita 40 menit.

 

KESIMPULAN

Ponsel ini menyajikan beragam fitur flagship yang sesuai dengan harga yang ditawarkan. Selain itu dengan dukungan pro grade kamera, ponsel ini cocok bagi mereka yang menyukai dunia fotografi dan videografi. Kemudian juga mampu mendukung fotografi smartphone yang mumpuni serta mudah dibawa dibanding kamera DSLR atau mirorless.

Tak hanya itu, bagi pengguna yang lebih menyukai ukuran lebih compact disarankan memilih varian lain dari seri S10 lainnya yakni Gakaxy S10 dengan layar 6,1 inci atau Galaxy S10e dengan layar 5,8 inci. Pasalnya varian Galaxy S10 Plus ini memiliki ukuran layar yang cukup besar, sehingga kurang nyaman untuk dibawa atau dalam penggunaan outdoor.

Spesifikasi Galaxy S10 Plus

Layar: 6,4 inci Dynamic Amoled

Prosesor: Exynos 9820

RAM: 8GB, 8GB, dan 12 GB

ROM: 128 GB, 512 GB, dan 1TB

Kamera Belakang: 12 MP Telepoto, Wide Angle 12 MP, dan super wide angle 16MP

Kamera depan: 10MP + 8MP

Baterai: 4.100 mAh

Konektivitas: 4G

Harga: Rp14 juta (RAM 8GB+ROM 128 GB), Rp 19 juta (RAM8GB+512GB), dan Rp24 Juta (RAM12GB+ ROM 1TB).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini