Tetap Jual Ponsel Pixel 'Cacat', Google Siapkan Kompensasi Rp7,2 Juta

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 57 2056012 tetap-jual-ponsel-pixel-cacat-google-siapkan-kompensasi-rp7-2-juta-jMBuSZZCve.jpg Ponsel Google Pixel (Foto: Pocket-lint)

JAKARTA - Pemilik ponsel Pixel pertama bisa mendapatkan kompensasi USD500 atau sekira Rp7,2 jutaan. Perusahaan setuju untuk menyelesaikan gugatan class action yang diajukan atas kasus penjualan ponsel yang mengalami kegagalan.

Dilansir Digitaltrends, Rabu (15/5/2019), Pixel dan Pixel XL diluncurkan pada 2016 dan beberapa pengguna mulai komplain karena isu atau masalah pada mikrofon. Google mengakui kesalahan pada Maret 2017 dan mulai mengganti ponsel yang rusak.

Meskipun masalah ini sudah diketahui, Google memilih untuk tetap menjual perangkat. Pemilik Pixel yang tidak puas berkumpul tahun lalu untuk meluncurkan gugatan class action terhadap perusahaan.

 Ponsel Google Pixel

Gugatan tersebut mencakup ponsel Pixel yang dibuat sebelum 4 Januari 2017, dan membagi pemilik ke dalam kategori yang berbeda. Pengguna yang paling terpengaruh diperkirakan akan menerima pembayaran tertinggi.

Dengan asumsi penyelesaian yang disetujui pada sidang 5 Juni, kabarnya seorang pemilik Pixel atau Pixel XL yang mengembalikan handset mereka yang rusak dengan masalah mikrofon dapat mengharapkan untuk menerima sebanyak USD500 dari Google.

Di sisi lain, siapa pun yang memegang perangkat Google mereka yang rusak harus menerima hingga USD350. Pembayaran juga diharapkan dilakukan kepada siapa saja yang menggunakan asuransi untuk mengganti Pixel mereka.

Setelah pengadilan memberikan persetujuan penyelesaian yang diusulkan, individu yang terkena dampak harus mengisi formulir di situs web firma hukum yang mengelola kasus tersebut.

Ponsel Pixel yang rusak memiliki apa yang Google gambarkan sebagai "celah garis rambut pada sambungan solder pada audio codec". Gugatan tersebut mengatakan kesalahan produksi menyebabkan "masalah mikrofon parah" bagi pemilik Pixel dan Pixel XL.

Google mengatakan pada saat itu bahwa masalah tersebut mempengaruhi kurang dari 1% ponsel Pixel.

 Ponsel Google Pixel

Baca juga: Pakai Enkripsi End-to-end WhatsApp Tetap Kebobolan Hacker, Kok Bisa?

(ahl)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini