Pakar Keamanan Siber: Fitur Enkripsi WhatsApp Bukan Gimmick

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 12:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 207 2056412 pakar-keamanan-siber-fitur-enkripsi-whatsapp-bukan-gimmick-NFEdx0lqYR.jpg Ilustrasi WhatsApp (Foto: Unsplash)

JAKARTA - WhatsApp telah diserang oleh spyware baru-baru ini yang memungkinkan penyerang mampu mengendalikan ponsel pengguna dari jarak jauh. Meskipun demikian, BBC melaporkan jika fitur enkripsi end-to-end WhatsApp masih berfungsi.

Jika hal tersebut benar, maka penjahat cyber tidak dapat membaca pesan apa pun yang mereka sadap saat mereka menyerang WhatApp.

Namun, ada beberapa peringatan. Pesan dapat dibaca sebelum dienkripsi atau setelah didekripsi. Itu berarti spyware apa pun yang dijatuhkan oleh penyerang dapat membaca pesan.

Pasalnya, WhatsApp memberikan opsi untuk mencadangkan obrolan ke Google Drive atau iCloud tetapi salinan pencadangan itu tidak dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung.

Penyerang bisa mengakses obrolan lama jika mereka masuk ke akun penyimpanan cloud. Tentu saja, bahkan jika pengguna memutuskan untuk tidak membuat cadangan obrolan, orang yang mereka pesan masih dapat mengunggah salinan ke penyimpanan cloud mereka.

 WhatsApp terkena serangan siber dari Spyware

Baca Juga: Tak Hanya WhatsApp, Aplikasi Apapun Rentan Diserang Hacker

Pada 14 Mei 2019, situs berita Bloomberg telah menerbitkan sebuah artikel opini yang menyebut bahwa enkripsi WhatsApp hanya gimmick. Namun sayangnya dari sudut pandang para pakar keamanan cyber hal tersebut tidaklah benar.

"Saya kira tidak membantu untuk mengatakan enkripsi ujung ke ujung tidak ada gunanya hanya karena kerentanan kadang-kadang ditemukan," kata Dr. Jessica Barker dari perusahaan keamanan cyber Cygenta, seperti dilansir dari laman BBC, Kamis (16/5/2019).

"Enkripsi adalah hal yang baik yang memberi kita perlindungan dalam banyak kasus," imbuh dia.

Enkripsi end-to-end mempersulit penyerang untuk membaca pesan di WhatsApp.

WhatsApp terkena serangan siber dari Spyware

Baca Juga: Saat Akun Whatsapp Anda Diblokir Sementara

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini