Mengapa Harus Menggunakan Wifi 6 untuk Bisnis Anda?

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 12:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 17 57 2056900 mengapa-harus-menggunakan-wifi-6-untuk-bisnis-anda-abQhtLg6QC.jpg Foto: Huawei

JAKARTA - Sebagai perusahaan terkemuka untuk teknologi 5G, Huawei yang pertama meluncurkan Wi-Fi komersial 6. Huawei memimpin dalam menawarkan pedoman terperinci untuk menyesuaikan Wi-Fi 6 untuk semua skenario jaringan kampus, siap menjawab tantangan bandwidth sangat tinggi (Video 4K ultra-HD), konkurensi sangat tinggi, dan latensi sangat rendah (hingga 10 ms untuk layanan cepat tanggap).

 Dengan kemunculan Wi-Fi 6, semua komponen teknologi berubah secara drastis tanpa batas. Throughput yang tinggi sangat dibutuhkan dalam rangka pengaplikasian layanan video dengan kualitas tinggi dan pengembangan IoT. Wifi 6 membuka peluang untuk model bisnis baru seperti ultra-HrD video, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), and the Internet of Things (IoT), dll. Perusahaan harus mempertimbangkan beberapa aspek dalam pengembangan Wi-Fi 6 nantinya.

Apa Perubahan yang Harus Dipersiapkan?

Jaringan nirkabel pada perusahaan saat ini menghadapi beberapa tantangan di antaranya kualitas yang masih rendah, pengoperasian dan pemeliharaan yang rumit dan keamanan rentan. Generasi Wi-Fi sebelumnnya juga menghadapi tantangan di era modern seperti konektivitas yang rendah di area yang padat, buruknya performansi, dan IoT.

Bayangkan setiap orang di stadion terbuka atau tempat umum secara bersamaan mengirim informasi atau terhubung ke WeChat atau Facebook. Standar Wi-Fi yang lama tidak bisa menangani lalu lintas dalam jumlah besar mengakibatkan seluruh jaringan akan melambat. Bagaimanapun kecepatan bukanlah hambatan – karena Huawei telah memecahkan permasalahan dalam teknologi gigabit sebelumnya. Hambatannya adalah kepadatan dan jumlah pengguna yang mencoba terhubung pada saat bersamaan

Aplikasi seperti AR/VR membutuhkan reliabilitas, perencanaan, latensi rendah, dan bandwidth tinggi. Aplikasi penting memerlukan pembangunan koneksi baru dengan klien yang lama ke klien yang diakhiri, memastikan konektivitas yang konstan dan nol paket loss. Mengingat potensi keuntungannya, aplikasi yang lebih baru ini membutuhkan Wi-Fi 6 dan, mengingat kompatibilitasnya yang terbelakang, Wi-Fi 6 memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada besar biayanya.

"WiFi 6 pada dasarnya adalah generasi WiFi super cepat," ujar Ketua IEEE untuk teknologi 802.11ax, Osama Aboul-Magd. Dia mengatakan bahwa WiFi meningkatkan pengalaman pengguna sebanyak empat kali. Teknologi WiFi standar hanya memungkinkan maksimum 60 sesi bersamaan.

Huawei

Keuntungan Utama WiFi 6

Selain diharapkan untuk meningkatkan bandwidth, keuntungan utama lainnya dari WiFi 6 adalah untuk mengurangi kepadatan dalam jaringan. Saat ini, beberapa klien dapat dilayani oleh jaringan dalam waktu yang bersamaan dengan cara setiap saluran akan dipecah menjadi sub saluran yang lebih kecil yang disebut resource units. Sehingga, beberapa klien dapat mengirim dan menerima data secara simultan.

Fitur seperti teknologi Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA) memungkinkan Wi-Fi 6 untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya spektrum lebih dari 30 kali. Pengoperasian dan pemeliharaan jaringan secara tradisional akan membuat proses lebih rawan akan kesalahan. Sebagai hasil dari Wi-Fi 6, automasi jaringan tidak hanya untuk mengurangi biaya, tetapi juga meningkatkan visibilitas yang lebih baik, deteksi masalah otomatis, dan pencegahan masalah di dalam jaringan. Berkat fitur Target Wake Time (TWT), access point dapat menjadwalkan dan mengingatkan klien waktu untuk bangun dan tidur.

Apa yang akan menjadi tren pada 2019-2023?

Di tahun 2019, berbagai chip, handset, dan perangkat akan mulai digunakan untuk Wi-Fi 6. Wi-Fi 6 akan menjadi kenyataan di 2019, dan industri akan mulai menggunakan kebutuhan komersial berbasiskan Wi-Fi 6.

- Aplikasi yang membutuhkan bandwidth besar seperti AR, VR, dan video 4K akan menjadi alasan utama untuk mengadopsi Wi-Fi 6 pada 2019.

- Access point Wi-Fi 6 di tingkat perusahaan akan menyumbang setidaknya 10 persen dari marketshare access point. Menurut Dell’Oro Group, access point dalam ruangan yang sesuai dengan standar IEEE 802.11ax akan melebihi 4 juta unit pada 2019.

- Chip dari Wi-Fi 6 akan mendukung mode antena berikut: 1x1, 2x2, 4x4, dan 8x8; sedangkan access point nirkabel akan mendukung mode antena 2x2, 4x4, dan 8x8 (5 GHz). Terminal seluler, laptop, dan perangkat IoT (Internet of Things) mendukung mode antena 1x1 dan 2x2 (2,4 GHz dan 5 GHz).

- Pada tahun 2023, diperkirakan access point di tingkat perusahaan yang berbasis 802.11ax akan mencapai 30 juta unit.

Wi-Fi 6 Akan Meningkatkan Penggunaan IOT

Wi-Fi, khususnya Wi-Fi 6, akan menjadi komponen dasar untuk infrastruktur yang mendukung transformasi digital dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Semakin banyak hal yang terhubung, Wi-Fi 6 akan memainkan peran yang sangat penting dalam jaringan IoT (Internet of Things).

Untuk memenuhi persyaratan teknis berkaitan dengan teknologi IoT, vendor perangkat akan merancang access point yang mendukung fitur IoT dengan modul bluetooth built-in, atau external. Integrasi antara access point dengan IoT ini akan memacu lebih banyak aplikasi seperti ESL (Electronic Shelf Labels), manajemen aset, dan smart health care. Latensi rendah dalam beberapa skenario seperti AGV (Automatic Guided Vehicle) di smart warehouse; AR dan VR; pendidikan; dan industri healthcare akan mendorong Wi-Fi 6 untuk lebih cepat berkembang.

Siapa yang harus menggunakan Wi-Fi 6 dan Mengapa harus sekarang?

Penelitian yang dilakukan Wi-Fi Alliance 2018 menyimpulkan bahwa Wi-Fi membawa dampak yang besar pada perekonomian dengan beberapa indikator di antaranya:

1) Pengembangan teknologi alternatif sebagai solusi tambahan pada konsumen,

2) Membuat model bisnis yang inovatif untuk layanan yang unik,

3) Memperluas layanan komunikasi untuk jaringan kabel dan nirkabel, dan

4) Melengkapi teknologi kabel dan nirkabel untuk meningkatkan efektivitas. Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa Wi-Fi akan melampaui nilai global ekonomi sebesar USD3,47 triliun pada 2023.

Bukan lagi pertanyaan 'jika,' melainkan, 'kapan' perusahaan akan mulai bermigrasi ke teknologi Wi-Fi 6. Jika membutuhkan ketahanan dan kepastian dalam aplikasi perusahaan, sekarang adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan dengan kuat Wi-Fi 6 sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju perusahaan yang efisien dan produktif.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini