Ini Layanan Google yang Masih Berfungsi di Ponsel Android Huawei

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 18:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 20 207 2058031 ini-layanan-google-yang-masih-berfungsi-di-ponsel-android-huawei-aucZ6RB9hq.jpg Ilustrasi (Foto: AndroidPIT)

JAKARTA - Google mengonfirmasi jika pihaknya akan membatasi pembaruan OS Android untuk ponsel Huawei. Meskipun demikian Google tak akan menurunkan sistem pada perangkat yang telah digunakan.

"Untuk pertanyaan pengguna Huawei mengenai langkah-langkah kami untuk mematuhi tindakan pemerintah AS baru-baru ini: Kami jamin Anda mematuhi semua persyaratan pemerintah AS, layanan seperti Google Play & keamanan dari Google Play Protect akan tetap berfungsi pada yang sudah ada Perangkat Huawei," kata akun Twitter Android, Senin (20/5/2019).

Google menyetop dukungan pembaruan Android pada ponsel Huawei yang akan dirilis setelah kebijakan ini turun. Huawei pun tampaknya telah mengantisipasi hal ini, salah satunya dengan pengembangan sistem operasi yang kabarnya mereka kembangkan sendiri.

Huawei juga baru-baru ini tengah mengembangkan pasar laptop. Kendati demikian, masih belum diketahui apakah Microsoft juga akan bergabung dengan Google dalam larangan sistem operasi.

 Ini Layanan Google yang Masih Berfungsi di Ponsel Huawei

Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menyatakan keadaan darurat nasional dan melarang perusahaan AS membeli, memasang, atau menggunakan peralatan telekomunikasi buatan luar negeri dari perusahaan yang dimiliki, dikendalikan, atau tunduk pada yurisdiksi atau pengarahan asing. Huawei dan China meski tidak disebutkan namanya secara eksplisit terdapat dalam daftar.

Raksasa China sudah menuntut pemerintah Amerika Serikat karena berusaha untuk membatalkan larangannya melalui Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA).

Diarsipkan di Pengadilan Federal AS pada Maret, ketua rotasi Huawei Guo Ping mengatakan pada saat itu perusahaan sedang mencari keputusan deklaratori bahwa pembatasan NDAA adalah inkonstitusional, serta perintah permanen terhadap pembatasan tersebut.

"Pemerintah AS telah lama menganggap Huawei sebagai ancaman. Ia telah meretas server kami dan mencuri email dan kode sumber kami," kata Guo Ping.

"Meskipun demikian, pemerintah AS tidak pernah memberikan bukti yang mendukung tuduhan mereka bahwa Huawei merupakan ancaman keamanan dunia maya. Tetap saja, pemerintah AS tidak menyia-nyiakan upaya untuk mencoreng perusahaan dan menyesatkan publik tentang Huawei. Lebih buruk lagi, pemerintah AS berusaha memblokir kami dari pasar 5G di negara lain," imbuh dia.

 Ini Layanan Google yang Masih Berfungsi di Ponsel Huawei

Baca juga: Lisensi Dicabut, Huawei Tak Bisa Cicipi Pembaruan Android

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini