Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ericsson: Pengguna Internet Indonesia Menantikan Kehadiran 5G

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 23 54 2059538 ericsson-pengguna-internet-indonesia-menantikan-kehadiran-5g-IQeyXCDFue.jpg Ilustrasi 5G (Foto: Smart Cities World)

JAKARTA- Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan telekomunikasi, Ericsson, ditemukan bahwa konsumen di Indonesia memiliki ekspektasi layanan 5G dapat tersedia dalam waktu dua tahun.

Ericsson mengungkapkan jika pengguna ponsel di Indonesia telah mengharapkan layanan 5G untuk kebutuhan internet lebih cepat dan banyak manfaat lain. Bahkan, sekitar separuh pengguna ponsel di Indonesia akan mengganti operator mereka dalam kurun waktu enam bulan jika operator yang mereka gunakan saat ini tidak menyediakan layanan 5G.

Ericsson juga mengungkapkan jika dengan meningkatnya kesadaran konsumen mengenai 5G, rata-rata responden percaya bahwa 5G akan diterapkan dalam dua tahun mendatang.

“Dengan mematahkan mitos-mitos industri ICT ini, kami menemukan fakta bahwa konsumen di Indonesia sungguh menantikan kehadiran 5G dan berharap generasi baru dari konektivitas mobile ini dapat menjadi game-changer. Bagi operator, hal tersebut menjadi keuntungan bagi pemain bisnis dan juga potensi bisnis berupa penambahan pendapatan sebesar 30 persen dari pasar 5G di tahun 2026,” kata Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Rabu (23/5/2019).

 Ericsson ungkap fakta mitos soal 5G

Baca Juga: Ericsson Ungkap Fakta-Fakta Terkait Mitos 5G di Indonesia

Dia juga mengatakan jika pengguna ponsel pintar bersedia membayar harga premium sebesar Rp30 ribu untuk menikmati layanan 5G.

"Early adopter bahkan bersedia membayar lebih sebesar Rp50 ribu. Hal tersebut sejalan dengan ekspektasi akan hadirnya layanan yang dapat memberikan pengalaman," imbuhnya.

Ericsson juga memprediksi pola penggunaan yang dilakukan konsumen, rata-rata penggunaan data ponsel melalui perangkat 5G dapat meningkat hingga 60GB/bulan, dan pengguna ponsel pintar dengan konsumsi data yang besar dapat menghabiskan 110GB setiap bulannya.

Sebagai tambahan, sekitar 40% pengguna ponsel pintar di Indonesia percaya bahwa ponsel pintar tidak akan dapat menyerap seluruh keuntungan yang dapat diberikan 5G, dan mereka juga percaya bahwa penggunaan kacamata AR akan menjadi sebuah keharusan di 2025.

Di Indonesia, konsumen mengharapkan pengalaman baru berinternet dengan 5G, yang dapat membawa dampak positif bagi berbagai sektor dari aplikasi untuk konsumen hingga industri otomotif.

Ericsson ungkap fakta mitos soal 5G

Baca Juga: Pemanfaatan 5G Mulai dari Konektivitas Seluler hingga Rumah Pintar

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini