Ini Alasan Pemerintah Pulihkan Kembali Akses Media Sosial

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 25 207 2060303 ini-alasan-pemerintah-pulihkan-kembali-akses-media-sosial-qJxTDt7X92.jpg Media sosial (Foto: Government Technology)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menginformasikan bahwa pembatasan penggunaan media sosial dan aplikasi pesan singkat dalam mengunggah gambar serta video sudah kembali kondusif.

Dengan demikian, masyarakat kini bisa menggunakan kembali media sosial mereka untuk berkirim pesan maupun gambar.

"Antara jam 14.00 - 15.00 sudah bisa normal," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara kepada awak media, Sabtu (25/5/2019).

"Situasi kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial, dan instant messaging difungsikan kembali," terangnya.

Kembali normalnya penggunaan media sosial, Rudiantara pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu bijaksana dalam menggunakan setiap aplikasi tersebut dan menjaga terjadinya penyebaran berita bohong atau hoaks.

 Ini Alasan Pemerintah Pulihkan Kembali Akses Media Sosial

"Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, instant messaging maupun video file sharing untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia digunakan untuk hal-hal yang positif," ungkap Rudiantara.

"Ayo kita perangi hoaks, fitnah, informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk membatasi akses media sosial ketika terjadinya aksi demo 21-22 Mei guna menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks terkait aksi tersebut.

Baca juga: Kominfo Pulihkan Akses Media Sosial Pasca Aksi 22 Mei

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini