Fase Keempat Kehidupan Tanda Seseorang Dekat dengan Kematian

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 14:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 25 56 2060295 fase-keempat-kehidupan-tanda-seseorang-dekat-dengan-kematian-5ElHHgIFVH.jpg (Foto: University of Cambridge)

JAKARTA - Ahli Biologi membagi kehidupan ke dalam tiga fase, pengembangan, penuaan dan kehidupan lanjut. Akan tetapi, penelitian yang berkembang menunjukkan bahwa ada fase keempat segera sebelum kematian yang para ilmuwan juluki "spiral kematian".

Meskipun sebagian besar penelitian "spiral kematian" telah difokuskan pada lalat buah, para ilmuwan berpikir studi ini dapat menawarkan wawasan berharga ke dalam tahap terakhir kehidupan manusia juga, seperti dilansir Livescience.

"Kami percaya ini adalah bagian dari proses, pada dasarnya, kematian terprogram secara genetis," kata Laurence Mueller, ketua Departemen Ekologi dan Biologi Evolusi di University of California, Irvine.

 Fase Keempat Kehidupan Tanda Seseorang Dekat dengan Kematian

Selama dekade terakhir, beberapa penelitian lalat buah telah menyarankan spiral menuju kematian ini dapat dilihat pada penurunan tingkat reproduksi (fekunditas), menurut review penelitian ini oleh Mueller dan rekan-rekannya.

Sebagai contoh, para peneliti yang melaporkan pada 2015 di The Journals of Gerontology menemukan bahwa hari pertama lalat betina bertelur nol adalah prediktor kematian yang signifikan. Indikator kesuburan mulai menurun sekitar 10 hari sebelum lalat buah betina muda bertelur nol.

Para peneliti berpikir bahwa apa pun yang menyebabkan kematian lalat juga memengaruhi kemampuan mereka untuk bereproduksi di hari-hari terakhir mereka.

Penelitian dari 2002 tentang lalat buah Mediterania, yang disebut medfly, menemukan bahwa 97 persen pejantan mulai berbaring terbalik sekitar 16 hari sebelum kematian. Secara relatif, indikator potensial spiral kematian ini juga kira-kira sama dengan waktu penurunan fekunditas pada lalat buah.

 Fase Keempat Kehidupan Tanda Seseorang Dekat dengan Kematian

Baca juga: 7 Bahaya Tersembunyi Menggunakan VPN Gratis

Bagaimana Spiral Kematian Manusia?

Diharapkan penelitian spiral kematian pada lalat buah dan organisme lain suatu hari nanti bisa memberi tahu para ilmuwan lebih banyak tentang penurunan manusia sebelum kematian.

Dalam makalah tinjauan mereka, Mueller dan rekan-rekannya mengutip sebuah studi dari tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences sebagai bukti bahwa orang mungkin mengalami spiral kematian juga.

Dalam studi itu, para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan pada kemampuan fisik dan kognitif dari 2.262 orang Denmark, usia 92 hingga 100, dari tahun 1998 hingga 2005.

Mereka menemukan bahwa skor fisik dan kognitif individu yang meninggal dalam dua tahun pertama penelitian adalah secara signifikan lebih rendah daripada skor mereka yang masih hidup pada tahun 2005. Penilaian meliputi ukuran kekuatan cengkeraman, kemampuan untuk menyelesaikan kegiatan sehari-hari (seperti menggunakan toilet dan makan) dan ujian yang membantu mengevaluasi penurunan kognitif.

Pada dasarnya, kata Mueller, spiral kematian pada orang bisa menjadi alasan kita sering melihat peningkatan kecacatan yang berbeda sesaat sebelum seseorang meninggal. Manusia adalah subyek penelitian yang menantang karena alasan etis dan biologis, tetapi melihat spiral kematian pada organisme lain dapat memberi para ilmuwan jendela bagaimana hal ini bekerja pada manusia, kata para peneliti.

 Fase Keempat Kehidupan Tanda Seseorang Dekat dengan Kematian

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Otak Sebelum Seseorang Meninggal Dunia?

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini