Perkokoh NKRI Lewat Media Digital

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 10:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 27 54 2060755 perkokoh-nkri-lewat-media-digital-wcri3NLFaH.jpg

Maraknya penggunaan media sosial dan menjamurnya informasi palsu maupun berita bohong (hoaks) merupakan fenomena yang sangat serius. Persebaran konten-konten yang membahayakan keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara tersebut menjadi konsen bersama di kalangan anak bangsa. Menanggapi gejala sosial itu, upaya pencegahan terus digalakkan salah satunya dengan mengadakan seminar nasional bertajuk "Memperkokoh NKRI melalui Media Digital."

Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) menggandeng Konferensi Waligereja Indonesia menggelar seminar (Memperkokoh NKRI melalui Media Digital) ini pada Senin, 27 Mei 2019 di Aula Paroki Santo Fransiskus Assisi Makassar, Sulawesi Selatan sebagai tanggapan atas tantangan yang dihadapi Bangsa Indonesia belakangan ini.

Baca Juga : AJI Desak Pemerintah Cabut Pembatasan Akses Media Sosial

Niken Widiastuti berbincang dengan Sekjen KWI

Sebagai Pembicara utama dalam seminar ini adalah Sekretaris Jenderal Kemenkominfo, Dra. R. Niken Widiastuti, M.Si. Niken. Dilanjutkan pakar teknologi dan komunikasi, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A.; Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Drs. Selamatta Sembiring, M.Si.; Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Drs. Eusabius Binsasi; dan jurnalis senior, mantan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Trias Kuncahyono. Seminar ini dipandu oleh mantan Direktur Radio Suara Surabaya, Drs. Errol Jonathans.

Masing-masing pembicara menyampaikan materi terkait dengan tema Revolusi Industri 4.0, baik dari aspek pembangunan sumber daya manusia dan komunitas insani, peluang dan tantangan bagi generasi milenial, pengaruhnya bagi keutuhan bangsa, dan bagaimana media Gereja beradaptasi dengan perkembangan era transformasi digital.

Baca Juga : Ini Alasan Mengapa Telegram Tak Dibatasi Seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram

Seminar ini merupakan kelanjutan dari kerja sama Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI dengan Kemenkominfo RI yang sudah berjalan tiga tahun terakhir ini. Seminar serupa juga pernah dihelat di Sorong, Papua Barat dan Palangkara, Kalimantan Tengah.

Selain seminar, diselenggarakan juga pelatihan-pelatihan literasi media sosial di berbagai kota di seluruh Tanah Air secara kontinyu. Dua institusi ini berjibaku mengupayakan literasi media, terutama media sosial, di kalangan kaum muda. Harapannya, dengan adanya literasi media digital ini, kaum muda sebagai pengguna paling aktif mampu berkontribusi menyebarkan konten-konten positif guna mendiseminasikan nilai-nilai luhur kebangsaan dan ide-ide kreatif lainnya demi kemajuan bangsa Indonesia.

Banyaknya kegiatan yang telah dilakukan diharapkan mampu membekali kaum muda untuk menjadi agen literasi yang berani menggarami dengan benih-benih kebaikan di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga : Bahaya Hoaks, Publik Bisa Tak Percaya pada Penyelenggara Pemilu

Seminar Nasional (Memperkokoh NKRI melalui Media Digital) ini pada dasarnya diselenggarakan sebagai satu rangkaian kegiatan Pekan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) ini diikuti utusan 23 keuskupan dari 37 keuskupan di Indonesia. PKSN ini merupakan hajatan tahunan Gereja Katolik Indonesia untuk memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia.

Kegiatan ini dimotori oleh Komisi Komsos KWI dan diselenggarakan di salah satu keuskupan melalui kerja sama dengan Komisi Komsos Keuskupan yang bersangkutan. Tema PKSN tahun ini mengambil inspirasi dari Surat Santo Paulus kepada Jemaat di Efesus 4: 25, “Kita Adalah Sesama Anggota: Berawal dari Komunitas Jejaring Sosial menuju Komunitas Insani”.

(ABD)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini