Harga Huawei P30 Pro Turun 90%, Ini Penyebabnya

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 11:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 29 57 2061691 harga-huawei-p30-pro-turun-90-ini-penyebabnya-9B6iwywt0O.jpg Huawei P30 Pro (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Harga ponsel Huawei P30 Pro turun drastis bersamaan dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menambahkan perusahaan asal China itu dalam 'daftar hitam'. Sebelumnya dilaporkan harga Huawei P30 Pro turun 90%, menjadi Rp1,8 jutaan berdasarkan situs trade-in smartphone yang populer di Inggris.

Dilansir Ubergizmo, Rabu (29/5/2019), masuknya Huawei dalam daftar hitam oleh AS mencegah perusahaan melakukan bisnis dengan perusahaan AS, begitu pula sebaliknya. Dalam kondisi tersebut, ini mungkin menempatkan kondisi yang sulit bagi Huawei.

Ini karena banyak teknologi yang digunakan Huawei berasal dari perusahaan AS, seperti Google, Intel, Microsoft, dan sebagainya.

 Harga Huawei P30 Pro Turun 90%, Ini Penyebabnya

Faktanya, Huawei dilarang melakukan bisnis dengan perusahaan seperti Google, yang telah membuat banyak orang mempertanyakan masa depan perusahaan sebagai produsen smartphone.

Dengan kondisi ini, tampaknya tidak banyak yang percaya diri dengan kemampuan perusahaan untuk membalikkan keadaan, yang mengakibatkan harga unggulan terbaru perusahaan, Huawei P30 Pro, dinilai hancur.

Sebelumnya diwartakan Forbes, salah satu situs trade-in smartphone yang populer di Inggris, menunjukkan seberapa bernilainya suatu ponsel. Khusus Samsung Galaxy S10+ dalam kondisi baik, bisa diperdagangkan atau ditukar bisa mencapai nilai USD650, atau turun 45 persen dari harga awal.

Di situs yang sama, Huawei P30 Pro yang diperdagangkan dalam kondisi baik, kini mencapai nilai USD130 atau sekira Rp1,8 jutaan. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebesar 90 persen.

 Harga Huawei P30 Pro Turun 90%, Ini Penyebabnya

Baca juga: Pelarangan Huawei oleh AS Jadi Keuntungan bagi Samsung

(ahl)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini