Studi Temukan Tingginya Tingkat Kanker Darah Mematikan di Kota-Kota Industri Ontario

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2019 13:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 04 56 2063629 studi-temukan-tingginya-tingkat-kanker-darah-mematikan-di-kota-kota-industri-ontario-2ZS8CJwNOw.jpg Ilustrasi Darah (Foto: Medical Express)

JAKARTA- Sebuah studi baru dari McGill University menemukan tingkat kanker darah mematikan yang lebih tinggi pada kota-kota perbatasan dan pusat-pusat industri di Ontario, Canada. Kota-kota tersebut termasuk Hamilton, Sarnia dan Thunder Bay.

Dilansir dari laman CBC News, Selasa (4/6/2019) penelitian yang diterbitkan pada Februari 2019 tersebut telah meneliti 18.085 kasus kanker darah leukimia myeloid akut (AML) yang dilaporkan di Kanada antara 1992 hingga 2010.

Baca Juga: Google Kembangkan Teknologi AI Bisa Deteksi Kanker Paru-Paru

Lebih lanjut, para peneliti menemukan Ontario dan PEI memiliki tingkat AML jauh lebih tinggi daripada rata-rata nasional, dengan hotspot juga ditemukan di kota-kota Ontario seperti Sault Ste. Marie dan St. Catharines. Selanjutnya, standar tinggi karsinogen tetap di udara Hamilton. Pemerhati lingkungan mengatakan perusahaan biokimia di Sarnia tidak memiliki banyak dampak.

Kanker Darah mematikan banyak ditemukan di Ontario, Kanada

Baca Juga: Teknologi AIRS untuk Deteksi Kanker Perut hingga Kanker Rahim

"Hasil ini, mengungkapkan pengelompokan kasus geografis yang mencolok di kota-kota industri Ontario dan berpotensi melibatkan paparan bahan atau polusi dari pabrik ini sebagai faktor risiko penting untuk mengembangkan AML di Kanada," kata penelitian tersebut.

Studi ini juga menemukan bahwa Sarnia, Sault Ste. Marie, Thunder Bay, Hamilton, dan beberapa kota lain di Ontario memiliki tingkat kematian yang secara signifikan lebih tinggi terkait dengan AML daripada rata-rata Kanada.

Penelitian ini dipimpin oleh Ivan Litvinov, asisten profesor di departemen kedokteran dan divisi kedokteran eksperimental di McGill. Dia menyebut AML menjadi salah satu kanker darah yang paling mematikan.

"Terutama di Hamilton, tentu saja kita tahu ada kompleks industri besar, dan sejumlah jalan raya yang melintasi kota," katanya.

Baca Juga: Teknologi AI Bisa Deteksi Awal Kanker Payudara

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini