Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Kisah Inspiratif Sepasang Suami & Istri Driver Ojol

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 15 Juni 2019 08:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 14 207 2066580 intip-kisah-inspiratif-sepasang-suami-istri-driver-ojol-SkVaRgF5P5.png Pasangan Suami Istri Driver Ojek Online, Fahrul dan Yeni (Foto: Grab Indonesia)

JAKARTA - Driver ojek online (Ojol) memiliki kisah yang unik-unik. Kisah unik itu dialami sepasang suami istri asal Pontianak yang bekerja sebagai Driver GrabBike yakni Fahrul dan Yeni.

Dalam keterangan resmi Grab Indonesia, Sabtu (15/6/2019) Fahrul bahkan meninggalkan pekerjaan guru honorer dan mengikuti pendaftaran mitra driver Grabbike di Pontianak September 2017. Sang istri, Yeni pun memutuskan untuk bergabung menjadi mitra pengemudi ojek online GrabBike pada Februari 2018.

Meskipun memiliki profesi yang sama, Fahrul dan Yeni tetap kompak melaksanakan kewajiban mereka sebagai orangtua dengan tiga anak yang masih menimba ilmu di bangku sekolah.

“Setiap pagi saya akan mulai bekerja dan mengambil order-an, sementara itu Yeni akan mengantarkan anak-anak ke sekolah dulu. Nah, sebaliknya, saya akan jemput anak-anak setelah mereka selesai sekolah dan Yeni bisa tetap fokus narik sore harinya. Enaknya gabung sama Grab ya salah satunya kami bisa mengatur jam kerja kami sendiri dan menyesuaikannya dengan aktivitas kami yang lain," jelas Fahrul.

Selain aktif sebagai mitra pengemudi Grab, Fahrul dan Yeni juga tergabung dalam komunitas ojek online bernama Keluarga Besar Grab Pontianak (KBGP) yang sudah berdiri sejak 2018. Bersama dengan kurang lebih 30 mitra pengemudi GrabBike Pontianak dan sekitarnya, Fahrul dan Yeni secara rutin melakukan aktivitas sosial.

 Kisah inspiratif dua driver ojek online Grab

Baca Juga: Diskon Tarif Ojek Online Dilarang, Ini Komentar Grab dan Go-Jek

“Komunitas kami sering mengadakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti berkunjung ke panti asuhan, ikut dalam kegiatan donor darah di rumah sakit, dan masih banyak lagi. Selain itu, setiap hari Jumat, komunitas kami punya program khusus bernama ‘Jumat Berkah’. Jadi, kami mengumpulkan sumbangan yang tidak ditentukan jumlahnya, biasanya sih rata-rata Rp10 ribu-Rp50 ribu per orang. Total dari dana ini akan dipakai untuk memberikan donasi kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk uang atau barang,” ungkap Yeni.

Fahrul menambahkan, “Alhamdulilah, penghasilan kami sebagai mitra pengemudi Grab tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan keluarga kami, tetapi juga bisa membantu kami berbagi rezeki dengan masyarakat. Kami cuma berharap bantuan dari komunitas kami bisa saling menguatkan, mendukung, serta meringankan beban teman-teman yang membutuhkan”.

Fahrul dan Yeni merupakan 2 dari 5 juta wirausahawan mikro yang tergabung dalam ekosistem Grab. Berdasarkan hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, Grab berhasil meningkatkan rata-rata pendapatan mitra pengemudi GrabBike sebanyak 113% dan berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru, karena 38% mitra pengemudi GrabBike tidak memiliki pendapatan sebelum bergabung.

Era disrupsi telah membuka kesempatan bagi para pekerja informal yang saat ini mendominasi jumlah angkatan kerja Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi, Grab telah meningkatkan peluang pendapatan bagi para wirausahawan mikro yang bekerja di sektor informal melalui ekosistem yang membantu meningkatkan potensi pendapatan dan memperbaiki kualitas hidup, seperti pasangan driver ojol (Fahrul dan Yeni). 

Baca Juga: Ojek Bule Viral Lagi, Kini Pakai Nama Tyler Wilson

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini