Dipalsukan, Game Minecraft, GTA 5 dan Sims 4 Jadi Sarang Malware

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 17:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 18 207 2067944 dipalsukan-game-minecraft-gta-5-dan-sims-4-jadi-sarang-malware-cnPSKVB6SV.jpg Ilustrasi Malware (Foto: Elkhorn Computer)

JAKARTA- Kaspersky mengungkapkan penelitian baru mengenai kejahatan siber lewat game. Menurut perusahaan cyber security global tersebut hacker mampu mendistribusikan malware melalui video game yang dipalsukan. Bahkan lebih dari 930 ribu pengguna telah terserang dalam kurun waktu 12 bulan dari awal Juni 2018 hingga Juni 2019.

Dari keterangan resmi yang diterima Okezone, Kaspersky mengatakan jika terdapat lebih dari sepertiga serangan malware yang berpusat pada tiga permainan yang cukup populer, yakni Minecraft, GTA 5, dan Sims4.

Adapun pada urutan pertama game 'Minecraft' menyumbang sekira 30 persen dari serangan. Di tempat kedua adalah ‘GTA 5’, yang menargetkan lebih dari 112.000 pengguna. Kemudian'Sims 4' menempati posisi keempat dengan menyerang hampir 105.000 pengguna.

Menurut para peneliti, para pelaku kejahatan siber juga berusaha memikat pengguna agar mengunduh file berbahaya yang menyamar sebagai game pra-rilis. Penyamaran setidaknya terlihat pada 10 game pra-rilis, dengan 80% deteksi difokuskan pada FIFA 20, Borderlands 3, dan Elder Scrolls 6.

 Hacker bisa distribusikan malware lewat video games palsu

 Baca Juga: Google Hapus Aplikasi Filter Kamera Terindikasi Malware

"Selama berbulan-bulan kita telah melihat bahwa pelaku kejahatan siber mengeksploitasi sektor hiburan untuk menyerang pengguna dengan mengejutkan , baik itu serangkaian acara TV populer, pemutaran perdana film-film top atau video game populer," jelas kata Maria Fedorova, peneliti keamanan di Kaspersky.

Menurut Maria sektor hiburan menjadi lebih rentan karena orang cenderung menjadi kurang waspada saat bersantai dan bersenang-senang. Parahnya, lanjut dia jika seseorang tetap tidak waspada dalam hal kecil seperti penyamaran malware pada video game seperti ini, maka tidak dibutuhkan ancaman tingkat tinggi seperti vector infeksi untuk keberhasilan serangan.

 Baca Juga: Ini Perbedaan Virus hingga Trojan yang Sering Menyerang PC

Hacker bisa distribusikan malware lewat video games palsu

Baca Juga: Terindikasi Malware, Google PlayStore Hapus 13 Aplikasi Berbahaya

Kaspersky pun menghimbau untuk para pengguna platform digital terutama video game untuk selalu waspada dengan virus berbahaya yang menyamar sebagai video game. Adapun rekomendasi Kaspersky untuk mengambil langkah-langkah berikut:

1. Gunakanlah layanan sah dengan reputasi yang telah terbukti.

2. Berikan perhatian ekstra pada keaslian situs website.

3. Jangan mengunjungi situs website yang mengizinkan pengunduhan permainan video sampai Anda yakin itu sah dan mulailah dengan 'https'. 4. Mengkonfirmasi bahwa situs web tersebut asli dengan memeriksa ulang format URL atau ejaan nama perusahaan, sebelum memulai unduhan.

5. Jangan mengklik tautan mencurigakan, seperti yang menjanjikan peluang untuk memainkan game pra-rilis.

6. Gunakan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman Malware.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini