Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Galaksi Bima Sakti Pernah Bertabrakan dengan Galaksi Antlia 2

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 18:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 20 326 2068840 galaksi-bima-sakti-pernah-bertabrakan-dengan-galaksi-antlia-2-90ux7Qe13T.jpg Galaksi Antlia 2 (Foto: Extreme Tech)

JAKARTA- Tabrakan antar galaksi tampaknya menjadi perbincangan hangat di dunia astronomi. Bahkan para astronom telah memperkirakan akan terjadi tabrakan antara galaksi bima sakti dan galaksi andromeda.

Ini merupakan dua galaksi besar, sehingga dikhawatirkan memiliki dampak yang besar bagi Bumi. Namun hal tersebut masih belum diketahui secara ilmiah.

Menariknya, baru-baru ini peneliti menemukan bahwa sebelumnya Bima Sakti pernah betabrakan dengan galaksi kerdi yang dijuluki Antlia 2.

Dilansir dari laman Extreme Tech, Kamis (20/6/2019) ilmuwan sebelumnya menemukan Antlia 2 pada akhir 2018 di orbit Bima Sakti. Penemuan itu merupakan objek yang tidak biasa karena kepadatannya yang sangat rendah.

Meskipun ukurannya sama dengan galaksi satelit Awan Magellan Besar, namun sekitar 10.000 kali lebih tersebar. Menurut tim dari Institut Teknologi Rochester, keadaan Antlia 2 saat ini dan riak-riak yang membingungkan di cakram gas hidrogen Bima Sakti dapat dijelaskan dengan tabrakan antara kedua galaksi. Tentu saja, Antlia 2 mendapatkan dampak yang jauh lebih buruk daripada Bimasakti.

Galaksi Bima Sakti pernah bertabrakan dengan galaksi Antlia 2

Baca Juga: Jumlah Bintang di Alam Raya Diklaim Lebih Banyak dari Seluruh Pasir di Bumi

Dengan menggunakan data yang dikumpulkan oleh satelit Gaia dari Badan Antariksa Eropa (ESA), peneliti Sukanya Chakrabarti dan timnya menghitung lintasan masa lalu Antlia 2. Berdasarkan model yang dihasilkan tim, Antlia 2 mungkin bertabrakan dengan Bima Sakti beberapa ratus juta tahun yang lalu.

Banyak dari Anda mungkin sering menganggap galaksi sebagai benda padat dan bersatu dengan bintang dari dinding ke dinding. Namun, galaksi sebagian besar merupakan ruang kosong. Ketika mereka "bertabrakan," tidak mungkin ada dua bintang yang benar-benar akan bertemu satu sama lain.

Sebagai gantinya, interaksi gravitasi dapat melemparkan bintang-bintang ke luar angkasa atau menyebabkan mereka bermigrasi dari satu galaksi ke galaksi lain. Awan debu dan gas juga dapat bergabung, menyebabkan kenaikan dalam pembentukan bintang.

Jadi, Bima Sakti sebagian besar masih sama dengan sebelum berjalan ke Antlia 2. Namun, galaksi yang lebih kecil dihancurkan oleh gravitasi dari tetangganya yang lebih besar.

Baca Juga: NASA Ungkap Adanya Ribuan Planet Asing di Galaksi

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini