Dukung Industri 4.0, Kepala BPPT Hadiri Munas Masyarakat Robotika Indonesia

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 16:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 29 207 2072584 dukung-industri-4-0-kepala-bppt-hadiri-munas-masyarakat-robotika-indonesia-H4Gt9vwNNH.jpg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

BOGOR - Industri terus bergerak dan memasuki era industri 4.0. Industri 4.0 merupakan sebuah pencapaian, di mana pesatnya perkembangan teknologi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi bagi perusahaan.

Untuk mendukung efisiensi di era industri 4.0 ini, robot bisa diandalkan untuk membantu pekerjaan manusia sekaligus meningkatkan produktivitas. Dengan robot, maka akurasi atau ketepatan bisa dimaksimalkan, berbeda dengan tenaga manusia yang bisa mengalami penurunan performa seperti gangguan emosi dan fisik.

Berbagai robot berperan di berbagai bidang industri seperti industri otomotif, hiburan atau entertainment, militer, kebencanaan dan sebagainya. Robot juga masuk ke dunia pendidikan untuk mengajarkan algoritma dan komputasi kepada peserta didik.

Oleh karena pentingnya bidang robotika, perlu dibentuk organisasi sebagai wadah berkumpulnya stakeholder robotika. Wadah organisasi ini dinamakan Masyarakat Robotika Indonesia (MRI) yang telah dideklarasikan pendiriannya di Hotel Salak The Herritage, Bogor pada 9 Januari 2019.

 Industri terus bergerak dan memasuki era industri 4.0

"Sebagai kepala BPPT dan mewakili seluruh pimpinan BPPT, kami sangat mendukung berdirinya masyarakat Robotika Indonesia ini, karena wadah organisasi ini akan menjadi mitra kerjasama pemerintah untuk mempersiapkan sejumlah hal penting dalam menyambut era industri 4.0," kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza di Bogor, Sabtu (29/6/2019).

Wadah organisasi ini bertujuan untuk menciptakan jejaring (network) Cluster Robotik untuk berbagai stakeholder seperti pengguna, pemilik teknologi, pembuat keputusan, pendidik, peneliti, perekayasa dan hobbyists dalam memajukan bidang robotika di Indonesia.

Selain itu, melaksanakan berbagai sosialisasi melalui seminar, konferensi, workshop, pameran dan kompetisi secara reguler untuk mendorong inovasi dalam bidang Robotika dan aplikasinya di Indonesia.

Tidak hanya itu, wadah organisasi ini juga membangun Sumber Daya Manusia di bidang robotika serta mengembangkan standar kompetensi profesional dan sertifikasi bagi pendidik, pekerja, peneliti, perekayasa untuk sektor pendidikan, industri, wirausaha dan pemerintah yang diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Sebuah organisasi tentu memerlukan Kepengurusan dan Anggaran Dasar sebagai dasar pendirian organisasi serta pengesahan dari para anggotanya. Untuk itu, Masyarakat Robotika Indonesia (MRI) menggelar Musyawarah Nasional ke-1 disingkat MUNAS MRI Ke-1 untuk mengesahkan pendiriannya.

Mendukung industri 4.0, MUNAS MRI ke-1 mengusung tema: "Konsolidasi Masyarakat Robotika Indonesia untuk Mendukung Pendidikan, Industri Jasa dan Manufaktur Masa Depan" di Hotel Salak The Herritage, Bogor.

Digelar pula pameran berbagai robot fungsional, demonstrasi robot, dan talk show mengenai aplikasi robotika dalam bidang pendidikan, industri jasa dan manufaktur.

 Industri terus bergerak dan memasuki era industri 4.0

Baca juga: Adopsi Teknologi 5G Semakin Booming hingga 2025

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini